berita

Santri MA Persis Tarogong Ikuti Program Latihan Khidmat Jam’iyyah

Garut – Mulai tanggal (13-27/01/20) santri kelas tiga MA Persis Tarogong melakukan program latihan khidmat jam’iyyah (PLKJ). Program Latihan Khidmat Jam’iyyah pada jenjang Aliyah merupakan program terpadu antara kemampuan akademik dan kemapuan sosial.

Ustadz Heri Mulyadi, S.HI Wakamad Kesantrian MA Persis Tarogong menjelaskan bahwa PLKJ ini bertujuan supaya para santri mendapatkan pengalaman nyata dalam berkhidmat di lingkungan masyarakat secara terarah dan terbimbing dalam upaya menerapkan hasil-hasil yang diperoleh selama masa pendidikan berlangsung sesuai dengan bidang yang ditekuni di jenjangnya.

Dengan demikian, Pesantren yang berfungsi sebagai pusat pendidikan Islam akan mampu menghasilkan insan-insan berakhlakul karimah dan menguasai IPTEK, paling tidak di lingkungan di mana mereka tinggal.

Selain itu tujuan utama PLKJ ini adalah untuk melatih generasi muda dalam hidup bermasyarakat, mengimplementasikan ilmu pengetahuan di masyarakat, menjadikan generasi muda sebagai harakah tajdid di masyarakat, mewujudkan generasi muda siap guna di masyarakat, dan menanamkan sikap kepedulian kepada masyarakat.

“Mu’alimien atau Aliyah sebagai jejang pendidikan yang paling tinggi di Pesantren Persatuan Islam Tarogong Garut merupakan objek utama yang harus mendapat perhatian optimal dalam pembinaan. Karena Mu’alimien merupakan tumpuan dan harapan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan Persis dalam membentuk pribadi muslim yang tafaquh fid-din sebagai upaya membentuk shuratun mushoghorotun ‘anil islam”, jelasnya

Pada tahun 2020 Program Latihan Khidmat Jam’iyyah (PLKJ) dilaksanakan mulai tanggal 13 – 27 Januari 2020 yang tersebar di beberapa tempat, antara lain Kecamatan Cibugel Kabupaten Sumedang meliputi 6 Desa yaitu, Cipasang, Sukaraja, Tamansari, Cibugel, Jayamandiri, dan Jayamekar. Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang, meliputi 2 Desa Yaitu Cipeutey, dan Ranggon.

Berdasarkan pemikiran dan pertimbangan yang matang, Program Latihan Khidmat Jam’iyyah (PLKJ) Mu’alimien Pesantren Persatuan Islam Tarogong Garut adalah salah satu upaya untuk memenuhi tuntutan-tuntutan di atas serta merupakan penggenap pembinaan dan pembinaan secara formal di pesantren.

Dengan adanya PLKJ ini, diharapkan terbentuknya para santri yang memiliki profesionalisme dalam penguasaan teoritis dan keterampilan praktis sesuai dengan materi-materi kajian yang ditekuni di jenjangnya serta tertanamnya motivasi santri dalam berjam’iyyah dan mengabdikan dirinya pada agama dan masyarakat.

Kegiatan yang dilakukan para santri dalam PLKJ ini diantaranya adalah kegiatan pendidikan, mengajar materi keagamaan, mengajar di PAUD, TK/ TPA, dan SD/ MI, mengajar di lingkungan informal, mengadakan pelatihan pendidikan keterampilan. Dalam bidang keagamaan kegiatan yang dilakukan meliputi mengisi pengajian, menghadiri pengajian, membatu kegiatan MUI dan tokoh agama. Dalam sosial kemasyarakat seperti mengikuti atau mengadakan kegiatan kebersihan, pengadaan alat kebersihan di madrasah/ masjid, membantu hal-hal lain sesuai kemampuan, dan turut serta dalam kegiatan remaja masjid.

Santri MA Persis Tarogong yang mengikuti PLKJ ini adalah jurusan IAI 66 Orang, jurusan IPA 113 Orang, jurusan IPS 107 Orang. Jumlah santri Putra 105 Orang, Putri 181 Orang dengan Pembagian Kelompok Putra 9 Kelompok (12 Orang/ Kelompok) dan Putri 15 Kelompok (12 Orang/ Kelompok).

#plkjsantrimapersistarogong
#humaspesantrenpersistarogong

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X