berita

Pesantren Persis Tarogong Terima Study Banding PW Persis DKI Jakarta

Garut – Rabu (15/01/20) Pesantren Persis Tarogong menerima kunjungan study banding PW Persis DKI Jakarta. Agenda mengenai study banding ini adalah “Studi Komparasi Konsep Dan Implementasi Kurikulum Di Pesantren Persis Tarogong”.

Wakil Ketua 1 PW Persis DKI Jakarta Drs Latif Nurdin menyampaikan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana merumuskan kurikulum yang terpadu untuk diterapkan di Pesantren Persis. Berdasarkan informasi yang diterima ternyata menurutnya Pesantren Persis Tarogong ini sudah maju dibandingkan dengan Pesantren Pesantren Persis yang ada di Indonesia. “Kami ingin mengetahui mengenai pengelolaan Pesantren Persis Tarogong baik dalam hal manajemen, dan yang paling penting adalah mengenai kurikulum yang diterapkan”, jelasnya

H Mohammad Iqbal Santoso Pimpinan Pesantren Persis Tarogong menyambut baik adanya kunjungan dari PW Persis DKI Jakarta. H. M Iqbal Santoso menjelaskan bahwa Pesantren Persis merupakan bagian dari jam’iyyah Persis yang harus menjabarkan visi misi Persis, visi Islam sehingga nanti baru merumuskan visi Pesantren.

Visi Islam itu jelas H.M Iqbal adalah terwujudnya manusia jadi hamba Allah yang bertaqwa, menjadi kholifah, sehingga terwujud baldatun toyyibatun warobbun gofur. Kemudian menerjemahkan misi Nabi Muhammad SAW, bahwa diutusnya Nabi Muhammad itu untuk membina manusia berkahklakul karimah.

Jika sudah menemukan rumusan tersebut maka harus pula menerjemahkan visi Persis dalam Pesantren. Visi Persis itu adalah terwujudnya Al jama’ah sesuai dengan tuntutan Al Qur’an dan AS sunnah dengan misinya adalah mengembalikan umat kepada Al Qur’an dan sunah, menghidupkan tauhidulah, ruhul jihad, ijtihad, tajdid untuk mewujudkan muwahid, mujahid.

Dari hasil kajian mendalam makan lahirlah visi Pesantren Persis Tarogong yaitu terwujudnya pesantren sebagai miniatur masyarakat islami dan lembaga pendidikan unggulan. Sementara untuk misinya adalah membina insan yang berakhlakul karimah tafaquh fiddin dan menguasai IPTEK.

Pesantren pun memiliki peran dan fungsi, fungsi Pesantren itu adalah sebagai lembaga pendidikan dan dakwah juga berperan dalam masalah sosial, ekonomi kemasyarakatan. Dalam mengembangkan peran dan fungsinya Pesantren memiliki modal utama yaitu sarana fisik, sumber daya insani, sistem pendidikan juga modal sosial yaitu kepercayaan, jaringan, nilai, budaya/tradisi lokal.

” Pesantren juga memiliki kekuatan yaitu berupa dukungan dan kepercayaan masyarakat, sumber daya insani : ikhlas, penguasaan ilmu khas, disiplin, mandiri dan sederhana. Namun ada juga tantangannya yaitu perkembangan IPTEK, persaingan global, pergeseran norma dan budaya, perubahan struktur masyarakat. Dan yang paling penting Pesantren harus mampu mewujudkan harapan masyarakat yaitu mendidik santri santri supaya berakhlaq karimah sehingga menjadi anak sholeh dan lebih baik dari orangtuanya”, pungkasnya

#studybandingpwpersisdkijakarta
#humaspesantrenpersistarogong

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X