Profil Pesantren
Kurikulum Pesantren
Penerapan kaidah pendidikan modern yang diselaraskan dengan sistem pendidikan Islam — memadukan kurikulum keislaman khas Persatuan Islam dengan kurikulum nasional Kemendikbud dan Kemenag.
Pendidikan Modern, Ruh Islami
Kurikulum pesantren merupakan upaya menerapkan kaidah pendidikan modern yang disesuaikan dengan sistem pendidikan Islam. Kegiatan pendidikan dititikberatkan pada pembinaan akhlak serta pemahaman dan pengamalan ajaran Islam agar sesuai dengan al-Qur’an dan Sunnah.
Seluruh aktivitas kehidupan pesantren diupayakan sebagai kegiatan pendidikan — sehingga pesantren menjadi miniatur lingkungan masyarakat Islam yang bernuansa ukhuwah dan berdisiplin.
Pesantren memadukan kurikulum keislaman khas Pesantren Persatuan Islam dengan kurikulum pendidikan nasional (Kementerian Pendidikan atau Kementerian Agama).
Khas Persatuan Islam
Materi keislaman yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah sesuai manhaj Persatuan Islam — meliputi fiqh, tauhid, bahasa Arab, dan ilmu-ilmu syar’i lainnya.
Kemendikbud & Kemenag
Kurikulum resmi pemerintah yang memastikan lulusan pesantren setara dengan lulusan sekolah nasional dan memiliki akses ke jenjang pendidikan tinggi di Indonesia maupun luar negeri.
“ Seluruh aktivitas kehidupan pesantren — amal shaleh, gotong royong, shalat berjamaah, shaum sunnah, latihan berpidato — diupayakan sebagai kegiatan pendidikan yang membentuk karakter. ”
Komponen Kurikulum
Tiga Pilar Kurikulum Pesantren
Kurikulum dibangun di atas tiga pilar yang saling menopang — keislaman, akademik nasional, dan pembentukan karakter melalui kehidupan asrama.
Kurikulum Keislaman
Materi keislaman khas Persatuan Islam yang bersumber langsung dari Al-Qur’an dan Hadits shahih.
- ✓ Al-Qur’an & Ulumul Qur’an
- ✓ Hadits & Ilmu Hadits
- ✓ Fiqh & Ushul Fiqh
- ✓ Tauhid & Akidah
- ✓ Bahasa Arab Aktif
- ✓ Tahsin & Tahfizh
Kurikulum Nasional
Kurikulum resmi Kemendikbud dan Kemenag untuk memastikan kesetaraan ijazah dan akses ke perguruan tinggi.
- ✓ Matematika & Sains
- ✓ Bahasa Indonesia
- ✓ Bahasa Inggris Aktif
- ✓ IPA / IPS
- ✓ Teknologi Informasi
- ✓ Sejarah & Kewarganegaraan
Kurikulum Asrama
Pendidikan karakter yang berlangsung 24 jam melalui seluruh aktivitas kehidupan di pesantren.
- ✓ Shalat Berjamaah
- ✓ Shaum Sunnah
- ✓ Latihan Berpidato
- ✓ Gotong Royong
- ✓ Amal Shaleh Harian
- ✓ Musyawarah & Organisasi
Jenjang Pendidikan
Lembaga Pendidikan di Bawah Pesantren
Dari jenjang Taman Kanak-kanak hingga Aliyah/Mu’allimin, seluruh lembaga menerapkan kurikulum terpadu yang sama.
Kehidupan Pesantren
Aktivitas Sebagai Pendidikan
Di pesantren, batas antara “belajar” dan “kehidupan” dihapuskan. Setiap aktivitas harian adalah ruang pembentukan karakter yang nyata.
Shalat Berjamaah
Lima waktu shalat dilaksanakan berjamaah — membangun disiplin waktu dan keistiqamahan ibadah sejak dini.
Latihan Berpidato
Melatih keberanian berbicara di depan umum dalam bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris secara bergiliran.
Shaum Sunnah
Puasa Senin-Kamis dan puasa sunnah lainnya dibudayakan untuk melatih pengendalian diri dan ketaqwaan.
Gotong Royong
Kebersihan asrama, masjid, dan lingkungan dijaga bersama sebagai wujud nyata nilai ta’awun setiap hari.
Bahasa Wajib Harian
Bahasa Arab dan Inggris digunakan dalam komunikasi sehari-hari di lingkungan pesantren secara aktif.
Musyawarah
OSIS dan organisasi santri melatih kepemimpinan, demokrasi musyawarah, dan manajemen kegiatan.
Tahfizh Al-Qur’an
Program hafalan Al-Qur’an terstruktur menjadi bagian kurikulum utama yang mendampingi seluruh jenjang.
Ekstrakulikuler
Olahraga, seni, pramuka, dan kegiatan minat-bakat melengkapi pendidikan akademik dan keislaman.
Lulusan yang Unggul di Dua Dunia
Kurikulum terpadu ini dirancang agar lulusan Pesantren Persis Tarogong tidak hanya hafal Al-Qur’an dan mahir berbahasa Arab, tetapi juga mampu bersaing secara akademik di perguruan tinggi terbaik dalam maupun luar negeri.
Mereka adalah generasi yang tafaqquh fiddīn sekaligus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi — perpaduan yang menjadi jawaban atas tantangan zaman.
