Musyrif Asrama Putra Mendapatkan Pembinaan

Garut – Asrama Putra Pesantren Persis Tarogong menggelar pembinaan Musyrif pada tanggal (12/11/19) bertempat di Aula Serbaguna Pesantren. Sebanyak 8 Musyrif mengikuti pembinaan yang diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan Asrama Putra.

Kegiatan ini dilakukan dalam upaya meningkatkan kemampuan Musyrif dalam membina dan mengayomi santri yang berada di asrama.

Ust Agus Abdurahman Kepala Asrama Putra menyatakan bahwa pembinaan ini tiada lain untuk meningkatkan kemampuan dan skill Musyrif dalam mengasuh dan menjadi pengganti sosok ortu dirumah. Tantangan yang mereka dapat dilapangan sangat berat dan menguras tenaga dengan berbagai macam karakter santri. Maka tidak menutup kemungkinan rasa jenuh dan kesal ada, makanya dengan adanya pembinaan ini diajarkan bagaimana cara dan upaya Musyrif dalam mendampingi santri di asrama.

Untuk diketahui santri yang tinggal di asrama sebanyak 248 orang, santri tingkat Tsanawiyyah sebanyak 153 santri dan santri tingkat Mu’allimin (MA) sebanyak 95 orang . Tingkat kedewasaan dan pola pikir yang berbeda itulah yang menyebabkan setiap penanganan dalam permasalahan pun harus disikapi dengan cara yang berbeda.

Ustadzah Dra. Nurlela guru Bimbingan Konseling yang juga pembicara pada pembinaan tersebut menyampaikan rasa salut dan pujian kepada para Musyrif dengan segala ilmu yang mereka punya. Para Musyrif sanggup dan mampu mengayomi santri asrama, padahal sekolah Musyrif sampai sekarang belum ada secara khusus.

Menurut Dra. Nurlela Musyrif harus mampu memahami karakter santri serta cara penyelesaian dalam penanganannya. Sehingga Musyrif itu sendiri harus memiliki skill dan kemampuan yang mumpuni. Makan dari itu Dra. Nurlela berkomitmen untuk bisa lebih lanjut dalam memberikan pembinaan kepada para Musyrif.

Jumlah Musyrif yang sekarang ada di asrama Putra sebanyak 8 orang dengan tugas dan dan bidang masing masing yang berbeda, para Musyrif membina dengan perbandingan satu Musyrif bertanggungjawab terhadap 4 ruangan bahkan ada yang 5 ruangan. Namun demikian para Musyrif dibantu asatidz Pesantren yang ada dikomplek Pesantren. Letak asrama yang berada dikawasan seputar komplek memberikan kemudahan dalam pengawasan setidaknya diluar asrama.

Selain skill Musyrif dalam membina santri juga diperlukan perbandingan yang seimbang antara jumlah santri dengan jumlah Musyrif. Sehingga proses pembinaan lebih efektif dan sesuai standar.

#pembinaanmusyrifasramaputra
#humaspesantrenpersistarogong

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X