Belajar Merdeka

“BELAJAR MERDEKA”

Oleh :

SOFIA ST HAJAR RAHMINI MH
[XII IAI 3]

Belajar merdeka adalah suatu hal yang penting bagi pertumbuhan prilaku manusia yang memberikan dampak yang sangat luar biasa salah satu yang harus dikembangkan dalam diri, sehingga akan menjadi skill bagi diri seseorang, dan akan memberikan kepuasan tersendiri dalam diri kita untuk menuju perkembangan yang lebih baik, dengan belajar kita akan mengetahui perubahan yang dialami oleh diri kita. baik itu perbuatan atau tindakan maupun lisan yang akan memberikan pencerahan dalam setiap tindakan yang dilakukan karena mempunyai arguman yang dapat menguatkan setiap tindakan kita, yang intinya akan memberikan perilaku akhlak yang sepatutnya di serapi oleh diri di kalangan manusia khususnya umat islam yang dalam setiap tindakannya akan selalu di lakukan dengan hati hati dan itu diperlukan dalam belajar dengan terus di bimbing dan di latih agar menciptakan karakter yang baik sehingga akan membentuk kedewasaan kita yang semakin hari akan terasa semakin meningkat, baik itu dirasakan ataupun tidak banyak hal-hal yang sebenarnya masih harus dipelajari dalam proses mencari ilmu yang membuat kita bisa untuk tumbuh dan berkembang melangkah adalah awal dari belajar, setiap manusia pasti akan mengetahui kebutuhannya dalam kebutuhan pembelajaran seseorang yang mengetahui konsep belajar merdeka dia akan senantiasa bisa mengendalikan diri tanpa ada pembebanan diri dari orang lain, dalam hal dia sendiri bisa melakukannya karena dia tahu bahwa untuk berkembang kita harus merasakan arti sebuah kemandirian yang berawal dari merasakannya rasa pahit, pengorbanan dan kejujuran yang rumit dan suram banyak perkembangan yang akan dilalui untuk proses menuju belajar merdeka memupuk akan kepribadian yang membawa pada prilaku positif bagi yang terus berusaha untuk melangkah dalam belajar, proses ini akan memberikan tingkat kemerdekaan yang sebenarnya setelah melaluinya, juga akan terasa lebih terbekali dalam belajar karena dengan belajar kita selalu ditanami dengan ilmu ilmu yang memberikan sebuah bekalan dalam melakukan sesuatu, sehingga tidak salah dalam bertindak dan berprilaku. Seseorang pasti menyadari apa yang perlu dia asupi kedalam tubuhnya sehingga dengan keinginan sendiri akan terasa menyenangkan ketika menjalaninya dan akan terasa bahwa ini bukan sesuatu yang sulit dan rumit, disanalah kita mendapatkan pelajaran berharga yang tidak pernah didapatkan sebelumnya kecuali atas dasar keinginan dan pengalaman sendiri yang akan membawa dirinya menuju kesuksesan dalam proses perubahan dalam dirinya.

 

sebelum kita masuk pada inti dari pembahasan ini kita akan sedikit membahas tentang apa itu belajar, sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa belajar adalah suatu proses atau usaha yang dilakukan oleh setiap individu untuk mendapatkan perubahan dalam tingkah laku seseorang untuk menumbuhkan rasa pengetahuan baik dalam bentuk keterampilan, sikap dan nilai positif sebagai suatu pengalaman yang sangat bermanfaat untuk dirinya dari berbagai materi yang telah dipelajari. Dan belajar juga sering diartikan sebagai segala aktifitas fisik sehingga tingkah lakunya berbeda antara sebelum dia belajar dan sesudah dia belajar sehingga akan terasa perubahnnya, baik itu perubahan tingkah laku yang dia lakukan atau cara menanggapi sesuatu karena adanya pengalaman baru seseorang akan lebih terbuka mengenai wawasan keilmuannya karena dia menjadi semakin memiliki kepandaian dalam bersikap. Arti belajar adalah suatu proses perubahan kepribadian seseorang dimana perubahaan tersebut dalam bentuk peningkatan kualitas perilaku, seperti peningkatan pengetahuan, keterampilan, daya pikir, pemahaman, sikap, dan berbagai kemampuan lainnya. Daya tampungnya akan semakin meningkat mengenai wawasan ilmu khususnya dibidang ilmu pengetahuan. Banyak pelajaran yang bisa kita petik dari pengalaman dalam proses belajar, yang membawa kepada hal yang baik.
Seperti yang telah kita pelajari diatas bahwasanya tujuan dari proses pembelajaran adalah mengetahui sampai mana wawasan kita terhadap ilmu pengetahuan baik itu pengetahuan, keterampilan, sikap dan yang lainnya jika kita dalami apa itu tujuan dalam proses pembelajaran maka kita akan lebih memahami pentinya menuntut ilmu , diantarnya mampu menguasai pengetahuan, hasil dari kegiatan belajar adalah dapat dilihat dari ditandainya peningkatan kemampuan berfikir seseorang, karen dalam proses belajar akan menumbuhkan pengetahuan yang baru dan pemikiran yang matang, dalam hal ini pengetahuan akan meningkatkan kecerdasan kita dan berfikir cerdas akan hadir ketika pengetahuan tentang ilmu semakin meluas, dengan katalain kemampuan kita dalam berfikir
Serta pengetahuan adalah suatu yang selamanya bersama tidak mungkin terpisahkan. Dan dengannya juga dalam akan menumbuhkan atau menanamkan konsep serta keterampilan, karena dengan keterampilan yang kita miliki akan ikut dalam melakukan proses pembelajaran. Menanamkan konsep membutuhkan keterampilan baik itu keterampilan fisik maupun rohani. Dalam hal ini juga keterampilan fisik adalah kemampuan seseorang dalam menampilkan dan dalam gerakan yang dapat diamati oleh orang lain, dan keterampilan ini berhubungan dengan akhlak atau prilaku seseorang Sedangkan keterampilan rohani cenderung lebih berhubungan dengan penghayatan terhadap sesuatu, cara berpikir, dan kreativitas dalam menyelesaikan masalah atau membuat suatu konsep dan tujuan dalam hidup yang mengarahkan diri kita dalam setiap prosesnya.

Kegiatan belajar juga dapat membentuk seseorang dalam membentuk sikap, dalam hal ini pembelajaran sangatlah menentukan bagi seseorang karena dengan kita membentuk sikap maka itu akan berpengaruh terhadap mental, mental adalah sebuah cara berfikir atau konsep pemikiran manusia untuk dapat digunakan dalam proses belajar atau merespon terhadap sesuatu yang terjadi pada lingkugannya, mental merupakan kata lain dari pikiran nah cara berfikir seseorang itu dipengaruhi oleh pengalaman, cara berfikir dalam waktu yang singkat dan spontan terhadap tindakannya itu, dan mental juga bermakna sesuatu yang berhubungan dengan batian atau jiwa sehingga kondisi mental ini mempengaruhi terhadap emosi seseorang yang akan berakibat pada aktivitas kehidupan sehari-hari termasuk cara berfikir, berkomunikasi dengan yang lain, belajar, ketahanan dalam bertindak dan masih banyak yang lainnya, untuk itu kita harus bisa mengelolanya agar membentuk sikap mental yang positif.

Proses belajar juga bisa ditandai dengan adanya beberapa faktor yang bisa diamati dengan terjadinya proses perubahan dalam diri seseorang dengan dapat dikenalinya melalui beberapa karakteristik baik yang dapat diamati maupun yang tidak dapat diamati secara langsung tapi itu akan terasa bahwa perubahan tingkah laku hasil belajar pada umumnya akan menetap atau permanen dalam diri setiap orang Proses belajar umumnya membutuhkan waktu tidak sebentar dimana hasilnya adalah tingkah laku individuyang memberikan efek yang baik pada dirinya, Proses belajar dapat terjadi dalam interaksi sosial di suatu lingkungan masyarakat dimana tingkah laku seseorang dapat berubah karena lingkungannya dan salah satu pendorong perubahan tingkah laku seseorang adalah kita bisa lihat daerah atau lingkungan disekitarnya Jadi, dapat disimpulkan bahwa belajar adalah adanya perubahan yang terjadi secara sadar, dimana tingkah laku seseorang menjadi lebih baik, dan sifatnya menetap sebagai hasil dari latihan dan pengalaman yang sering dilakukan. Untuk menuju keadaan yang lebih baik lagi sehingga dirinya akan penuh dengan optimis yang tinggi yang tentunya dalam hal kebaikan.

Setidaknya ada beberapa jenis dalam proses belajar yang dilakukan oleh manusia. beberapa jenis belajar yang sepatutnya kita pelajari diantaranya ialah belajar rasional, yaitu proses belajar menggunakan kemampuan berpikir sesuai dengan akal sehat yang mampu membedakan antara yang baik atau yang tidak baik khususnya untuk dirinya sendiri agar bisa memecahkan masalah dalam setiap tindakan dalam hidupnya. Yang kedua ialah Belajar abstrak, yaitu proses belajar menggunakan berbagai cara berpikir abstrak untuk memecahkan masalah yang tidak nyata terkadang dalam diri ini pasti mengalami sebuah masalah yang mungkin secara akal itu tidak bisa diselesaikan kecuali oleh diri sendiri karena dengan melawannya itu akan terbebas dari stress. Yang ketiga ialah Belajar keterampilan, yaitu proses belajar menggunakan kemampuan gerak motorik dengan otot dan urat syaraf untuk menguasai keterampilan jasmaniah tertentu yang akan membangun keterampilan potensi dalam diri dan biasanya ini sangat diperlukan jika ingin masuk kerja pada perusahaan perusaan. Dan yang keempat ialah belajar sosial, yaitu proses belajar memahami berbagai masalah dan cara penyelesaian masalah tersebut. Misalnya masalah keluarga, persahabatan, organisasi, dan lainnya yang berhubungan dengan masyarakat bahwasanya tidak bisa kita pungkiri bahwa masalah masalah itu adalah penyebab kita tidak bisa tumbuh dalam proses belajar yang jika masalah itu tidak diselesaikan maka akan berdampak buruk terhadap pertumbuhannya dimasa yang akan datang. Dan yang kelima ialah mampu belajar untuk bisa beradaptasi dengan kebiasaan, yaitu proses perbaikan kebiasaan ke arah yang lebih baik agar individu memiliki sikap dan kebiasaan yang lebih positif sesuai dengan kebutuhan. Belajar pemecahan masalah, yaitu belajar berpikir sistematis, teratur, dan teliti atau menggunakan berbagai metode ilmiah dalam menyelesaikan suatu masalah. Belajar apresiasi, yaitu belajar kemampuan dalam mempertimbangkan arti atau nilai suatu objek sehingga individu dapat menghargai berbagai objek tertentu. Belajar pengetahuan, yaitu proses belajar berbagai pengetahuan baru secara terencana untuk menguasai materi pelajaran melalui kegiatan eksperimen dan investigasi. Nah banyak sekali kan jenis proses pembelajaran yang dengannya kita akan mudah dalam menyikapinya.
Belajar merupakan aktivitas yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Manusia melakukan aktivitas belajar sepanjang hidupnya. Rangkaian proses belajar dilakukan dengan mengikuti pendidikan formal, informal, maupun nonformal.

 

Proses belajar dilakukan agar mendapatkan perubahan dalam diri pelakunya, baik pengetahuan, sikap, maupun ketrampilan sebagai akibat dari proses pengalaman. Kata kunci dari belajar adalah terjadinya perubahan perilaku yang merupakan hasil interaksi individu dengan lingkungan, serta perilaku tersebut bersifat permanen. Makanya ilmu itu sangat penting dalam prilaku manusia khususnya bagi kehidupan yang menuntunnya menjadi manusia yang memiliki akhlak dan etika dalam setiap tindakan yang dia lakukan selama didunia. Dan juga sangat baik pengaruhnya bagi kondisi mental manusia karena setiap tindakan yang manusia lakukan perlu adanya mental yang kuat, seperti ketika kita diuji kesabarannya maka itu perlu mental, agar kita bisa lapang dada itu juga memerlukan mental makanya dalam islam manusia diajarkan untuk bisa mengelolanya dengan baik.

 

Kesadaran akan pentingnya untuk belajar merupakan suatu hal yang harus ditanamkan dalam diri, tidak ada kata terlambat untuk belajar, kita semua dituntut untuk belajar dimanapaun itu pertahankan tingkat semangat belajar kita, untuk bisa membekali diri ini dengan hal-hal yang positif , kita ambil contoh dari negara mesir, ketika kita melihat orang yang sekolah di mesir saya pernah bertanya pada salah satu asatidz di sekolah saya mengenai bagaimana kehidupan disana dan beliau bercerita bahwa di negara mesir kita belajar tidak memandang umur disana kita bisa mendapatkan peluang beasiswa dimanapun semua fasilitas untuk orang yang beasiswa sangatlah banya oleh karena itu di mesir sangatlah mengistimewakan orang yang menuntut ilmu, dan masih banyak lagi di negara lain yang memperhatikan orang yang mau belajar, jadi carilah ilmu dimanapun itu dan tentunya harus kita niatkan bahwa tujuan kita menuntut ilmu adalah karena berjihad dijalan allah agar ilmu kita berkah dan mampu menuntun kita menuju surga yang kekal.

Belajar dan pembelajaran merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Pembelajaran mengacu pada segala kegiatan yang dirancang untuk mendukung proses belajar yang ditandai dengan adanya perubahan perilaku individu yang sesuai dengan tujuan pembelajaran atau dengan kata lain pembelajaran merupakan proses yang mengiringi belajar untuk mencapai tujuan pendidikan. Proses pembelajaran ini harus diorganisasikan dengan baik agar dapat menumbuhkan proses belajar yang baik dan mencapai hasil belajar yang optimal misalnya saja dengan memberikan suatu kesan pada proses belajar yang dilalui. Kesan dapat berupa sesuatu yang menyenangkan dan mengasikkan atau bisa saja dengan cara membiarkan si belajar mencari masalah kemudian menyelesaikannya itu sehingga itu menjadi sebuah kesan tersendiri yang dialami oleh Kesan juga dapat berupa hukuman, hukuman ini akan memberikan suatu kesan tersendiri kepada otak agar si belajar tidak lagi mengulangi kesalahan yang pernah dilakukan.

 

Kesan inilah yang akan mengena didalam otak dan akan selalu diingat sehingga akan terjadi perubahan pikiran ataupun perilaku dalam diri individu. Oleh karena itu, jenis-jenis proses belajar dan hasil belajar menjadi pusat perhatian dari metode pembelajaran. Metode-metode pembelajaran yang sekarang terus berkembang sebenarnya merupakan usaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan pada umumnya dan kualitas belajar pada khususnya, yang membawa dampak yang baik.

Faham akan dampak yang kita terima dalam proses belajar ini akan menumbuhkan cara berfikir sehingga banyak sekali pengorbanan yang harus kita lalui untuk memperoleh ilmu bagi diri kita, belajar adalah kunciya. Karena itu, yang akan terus kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari agar kita bisa menyesuaikan dengan keadaan sekarang dan tidak ketinggalan zaman, bahkan dengan kita terus memupuk diri kita dengan ilmu, maka kita akan menjadi lebih memahami terhadap sesuatu yang belum kita ketahui tentangnya.

 

Dengan belajar merdeka, didalam diri kita akan tumbuh sifat kreatif yang memunculkan kemampuan untuk menyelesaikan masalah yang penuh dengan ide-ide asli dari dalam dirinya yang memiliki manfaat yang sangat banyak dan mampu memberikan peluang untuk mendapatkan imajinasi yang berbobot juga akan menumbuhkan sikap dorongan terhadap diri kita untuk berinovasi, dia dapat mendayagunakan pemikiran, kemampuan dalam mengembangkannya dengan memunculkan ide-ide baru dalam segala tindakan yang dilakukan, bahkan hal-hal yang menurut kita itu adalah salah satu yang tidak terpikirkan, untuk bisa memunculkan ide kreatif adalah dengan mengasah potensi bakat sehingga dapat terlihat dan terasah, sehingga jika kita mengasahnya maka kita akan tahu bahwa dalam diri kita ada perubahan, yang mana keadaan yang dia alami menuju pada hal yang positif, zaman kian hari kian berubah begitupun dengan waktu karena itu kita harus mengikuti alur perubahan, karena perubahan akan selalu terjadi, misalnya bisa kita lihat dalam kehidupan ini bahwa ilmu pengetahan yang kita asupi ada perubahan, budaya masyarakat,perkembangan sosial, teknologi, apalagi dengan waktu yang semakin hari semakin terasa akan perubahannya dan itu akan berpengaruh terhadap diri sendiri dengan mealui proses belajar untuk menuju merdeka. Dari situ kita akan memahami kelemahan dan kekurangan pada diri kita yang akan mendorong kita untuk bangkit dari kenyamanan yang kita anggap baik padahal itu tidak baik yang malah membuat dirinya menjadi ketinggalan dari yang lainnya dan terperosok dalam hal-hal yang malah menyesatkannya, maka dari itu untuk menuju belajar merdeka kita memerlukan bimbingan dari guru yang akan menunjukan kepada kita jalan yang terarah yang akan memberikan kita pengarahan jika kita sedikit membelok ke jalan yang tidak baik sehingga itulah pentingnya kita belajar agar memperoleh bimbingan.

 

Belajar merdeka juga akan menumbuhkan sikap disiplin terhadap diri yang menumbuhkan sikap keteratutan dalam setiap tindakan, karena disana ada nilai tanggung jawab terhadap diri baik itu untuk keteraturan waktu ataupun yang lainnya sebenarnya banyak sekali kegiatan yang memerlukan pendisiplinan, didalamnya ada usah untuk menanamkan nilai keteraturan agar semuanya tertata, serta dengan kita mendisiplinkan diri maka kita akan bisa memperbaiki kebiasaan kebiasaan yang kurang baik , dan itu sebetulnya memerlukan usaha dengan belajar pembelajaran merdeka, dan dengan belajar merdeka akan terbentuk kemandirian untuk bisa mengelola semua yang dia miliki sehingga dapat melakukan segala sesuatu dengan tuntas. Dia bisa mengelola segala apa yang dia miliki, dan bisa juga mengelola waktunya seefektif mungkin untuk hal hal yang bermanfaat serta seseorang yang telah tumbuh dalam dirinya sebuah kemandirian, maka dia akan bisa menyelesaikan segalanya dengan sikap dewasa yang memiliki kesiapan dan kemampuan berdiri sendiri dan berusaha untuk bisa mengatasi masalah tanpa meminta bantuan dari orang lain.
Setiap manusia khususnya orang tua pasti menginginkan anaknya disiplin, dengan kata lain dia bisa bertanggung jawabkan apa yang dia lakukan dan konsisten terhadap penanaman disiplin yang telah diterapkan, karena dengan menjadikan diri ini disiplin maka akan banyak orang yang meyakini. Sehingga pada akhirnya akan membawa pada kesuksesan dan berhasil dimasa yang akan datang yang bisa membanggakan orang orang yang kita cintai, dengan kata lain salah saru resep menjadi orang sukses yaitu dengan cara bisa mendisiplinkan diri, meskipun demikian banyak yang kemudian menerapkannya dengan kurang tepat sehingga alih alih ingin membuat disiplin diri malah membuat hal itu menjadikannya tertekan dan strees sehingga akan menjadi malah jauh dari perkebangan pertumbuhannya karena akan terjadi pemberontakan karena penerapan pendisiplinan yang kurang tepat, berpatokan pada hal tersebut ada juga seseorang yang membiarkan dirinya santai dan memberikan kelonggaran tanpa menerapkan pola pikir dalam pendisiplinan.

Berbicara pengorbanan tidak akam terlepas dari pengorbanan oranglain dalam proses belajar yang baik, tidak sedikit orang yang menghargai pengorbanan orang lain sehingga, kita bisa meneladani dari orang yang sudah berpengalam yang sudah merasakannya langsung, mengambil teladan dari orang-orang yang sudah berpengalaman adalah sebuah hal yang baik dan bagus karena kita akan terbimbing ketika kita mengalami kegagalan dalam proses perjuangan dengan kata lain dalam proses belajar menuju merdeka yang sebenarnya.

Belajar merdeka juga kita membutuhkan suatu pengorbanan sehingga kita bisa mengerti apa itu merelakan sesuatu yang bagi kita itu adalah berharga akan tetapi itu adalah sebuah pengorbanan untuk memperoleh kesuksesan karena itu dalam belajar merdeka perlu pengorbanan yang besar dalam memperjuangkannya, karena sesuatu tidak akan bisa dicapai tanpa melalui suatu proses yang membutuhkan pengorbanan dan perjuangan. Jika kita menginginkan sesuatu tanpa adanya suatu pengorbanan itu adalah hal yang mustahil, karena Allah Subhanahu Wa Taala menciptakan kita untuk senantiasa berfikir dan bertindak dalam menggapai tujuan apapun yang kita inginkan yang sudah kita rencanakan , bukan hanya sekedar meratapi dan mendiamkan sesuatu hal yang kita tuju, lantas kita dapat memperoleh apapun yang kita inginkan. Bahkan hanya sekedar menangis pun kita membutuhkan pengorbanan dengan melinangkan air mata yang selama ini kita tahan agar tidak menangis, agar kita terlihat baik-baik saja dengan menahan tangis itu.

 

Mungkin bagi sebagian orang perkara tentang pengorbanan adalah hal yang tidak penting. Dalam pertumbuhan perkembangan zaman kita akan selalu menemukan perubahan yang otomatis kita harus bisa beradaftasi dengan keadaan karena jika kita ketinggalan jauh maka kita akan susah untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang membuat kita akan semakin ketinggalan dalam aspek apapun apalagi lingkungan masyarakat oleh karena itu belajar untuk merdeka adalah salah satu kekuatan untuk bisa menyesuaikan diri, peduli terhadap lingkungan, dan manusia telah diberi hak oleh allah swt memiliki akal untuk bisa membedakan mana yang baik dan benar,sehingga akan terhindar dari kesalahan baik itu yang kita sadari ataupun yang tidak kita sadari, disana kita akan terbiasa untuk melakukan hal yang sekiranya bermanfaat yang mampu memberikan dukungan untuk menuju merdeka.

Dan salah satu agar kita bisa menguasai dalam proses belajar hal yang penting kita tanamkan dalam diri kita adalah literasi media yang sangat dibutuhkan agar masyarakat menjadi cerdas harus memiliki kemampuan untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi dan mengomunikasikan pesan. Dalam demokrasi saat ini akan sulit ditegakkan, jika masyarakatnya tidak melek media (literasi media). Media massa salah satu pilar demokrasi yang berperan optimal dalam memproses informasi yang dibutuhkan dalam era terkinian saat ini. Kompetensi literasi media sebagai syarat utama dalam mengelola kemampuan menganalisa struktur pesan dalam mendayagunakan konsep-konsep dasar ilmu pengetahuan untuk memahami konteks dalam ranah bidang tertentu. Media informasi dan literasi media dalam sebuah komunitas yang dapat pola komunikasi dalam proses kerja dan media informasi dalam menghasilkan isi dan program yang dia dirikan, akibatnya perencanaan komunikasi sebagai kerangka konseptual dalam proses pembuatan isi dan program literasi media. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan paradigma interpretative. Pertama, telah menemukan content media informasi bahkan mengalami efek budayanya. Kedua, Kompetensi media aksi memberikan kontribusi literasi media massa ini sangat berguna bagi kehidupan masyarakat. Dan persyaratan pendamping yang harus ditaati adalah bagaimana literasi media dipergunakan dengan sehat dan teratur. Ketiga, Rangkaian literasi media yang dapat memotivasi penggunanya (bentuk temuan; tipologi konstruksi, ontologis, epistemologis, dan aksiologis) berbagai literasi media dan kompetensi untuk memahami efek di masa depan. Bisa kita fahami bahwa literasi adalah hal yang sangat diperlukan dalam potensi diri sehingga kita tidak lemah ketika ada tantangan tantangan baru dalam hidup.

 

Pelajaran yang kita dapatkan sebenarnya banyak sekali yang membuat diri ini menjadi lebih terasa bergairah karena semuanya terancang dalam peroses belajar. Semakin kita mengetahui tentang sesuatu makan kita akan lebih terobsesi untuk terus mencari sesuatu yang belum kita ketahui dan itu sangatlah penting karena ilmu, kita akan lebih mengetahui tentang Allah subhanahu wa Taala begitulah hebatnya manusia dengan bentuk yang sempurna makhluk yang telah Allah subhanahu wa Taala ciptakan untuk menjadi manusia yang bertakwa yang intinya akan memicu diri untuk mencari sesuatu yang belum diketahu itulah pentingnya kita untuk belajar, sayoginya jika diri kita diarahkan untuk menuntut ilmu maka hidup kita tidak akan pernah sia-sia dalam melakukannya, itulah hebatnya jika kita terus menerus menuntut ilmu, jika ada orang yang rajin menuntut ilmu bukan karena Allah subhanahu Wa Ta ala karena itu dia berniat hanya untuk memperolaeh izasah saja maka itu termasuk orang yang rendahan baik dihadapan allah ataupun manusia, pemilik orang yang ber cita cita besar tidak akan melewatkan ilmu apapun asalkan itu dapat memberikan hikmah dan manfaat maka ambillah, karena orang yang seperti itu hanya ingin mendapatkan ridho Allah subhanahu wa Ta ala.
Oleh karena itu kita harus dididik dan dilatih untuk belajar merdeka agar kita memahami apa itu pentingnya merdeka, setiap orang pasti memiliki keinginan untuk mempelajari berbagai hal apalagi belajar untuk merdeka, belajar merdeka akan membawa kepada hal hal yang bersifat meningkatkan keinginan dalam hal sesuatu yang baru karena disana ada sebuah tantangan yang membuat perubahan yang signifikan bagi perkembangan diri dan khususnya adalah untuk hal hal yang positif bagi diri sendiri, keluarga atau seluruh manusia yang membawa dampak yang positif bagi perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan, sehingga itulah bentuk agar ilmu menjadi meluas,oleh sebab itu bisa kita rasakan sekarang akan dampak dari hasil perjuangan tokoh tokoh para ilmuan. Betapa hebatnya mereka ilmunya masih ada sampai sekarang begitupun pahalanya yang masih terus mengalir yang masih kita rasakan hingga sekarang begitupula kita yang sudah di amanahi dengan ilomu ilmu tersebut kita juga harus bisa menjaganya sebagaimana itu adalah kunci agar ilmu tidak hilang.

Banyak sekali lontaran bagi kita untuk melakukn sebuah pergerakan dalam proses belajar merdeka. Karena, jika tidak seperti itu maka semakin kesini semakin memudar akan sikap untuk belajar merdeka, dengan belajar merdeka kita akan memiliki sikap berfikir cermat dan terarah serta kita akan memiliki sikap percaya diri terhadap apa yang kita peroleh. Dan akan lebih dekat dengan lingkungan masyarakat sehingga kita akan menjalin hubungan yang sangat erat. Dan akan terbentuknya toleran terhadap sesama manusia, bentuk-bentuk itu bisa kita lihat dari keadaan sekarang. Yaitu, ketika terjadi sebuah bencana di sebuah kota maka kota yang lain ikut andil dalam membantu. ketika ada yang sakit lalu yang lain menjenguknya. Itulah pentingnya bersosialisasi dalam belajar menuju merdeka. Kita akan mengataui rasanya apa itu kebersamaan dalam keadaan suka maupun duka dan akan terasa bahwa perjuangan yang kita lakukan itu tidak sendiri. Kita mengerti akan perjuangan yang kita jalin bersama, saling melengkapi antara yang satu dengan yang lain.

 

Meskipun kita ditakdirkan berbeda-beda dalam kondisi, namun hal itu tidak tersa jika kita bersatu. Untuk saling melengkapi di setiap tindakan yang menurutnya ini tidak bisa dilakukan hanya oleh seorang maka kita menjalin kebersamaan dengan menolongnya, jika itu ditumbuhkan dalam setiap jiwa maka pasti tidak akan ada yang namanya persengketaan. Karena mereka sudah merasa sehati dan terjalin ikatan antara sesama manusia, untuk menuju merdeka. Sebagian besar dari kita kurang mengetahui apa itu merdeka pada dasarnya merdeka itu tidak sebatas hanya kemerdekaan negara saja itu hanya salah satunya, kata merdeka memiliki berbagai makna diantaranya ialah merdeka untuk pertumbuhan diri sendiri. dan masih banyak lagi sesuatu yang harus kita perjuangkan baik itu ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan masih banyak lagi, jika kita tahu apa itu pentingnya belajar merdeka maka setiap manusia akan berusaha untuk menjalaninya dengan sebaik mungkin karena setiap orang pasti menginginkan adanya perubahan baik pada dirinya, keluarga maupun yang lainnya untuk menuju pada kesuksesan.

Sebenarnya kita harus bisa mengetahui bagaimana kita bisa belajar merdeka. Dengan mengetahui apa yang bisa memberikan perkembangan dalam diri menuju merdeka dengan merencanakan perencanaan menuju keberhasilan, melangkah dan bertindak merupakan sebuah keharusan dalam setiap proses belajar merdeka. Karena dengan begitu kita akan terus dibimbing secara ter-arah menuju belajar merdeka tersebut. kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, oleh karena itu kita harus mempersiapkannya dari sekarang dengan menata dan mengumpulkan strategi strategi dalam proses belajar merdeka, hasilnya pasti akan dirasakan bagi generasi setelah kita, karena dengan berkembangnya zaman maka kita harus lebih hati-hati terhadap setiap gerakan yang kita lakukan, kita pasti akan mengalami bagaimana rasanya sakit karena dalam hidup itu pasti tidak selamanya akan berpihak pada diri kita. Oleh karena itu, jalani prosesesnya, jalani alur, dan skenario yang allah berikan dan perankan dengan baik,. Semua adalah titipan allah jadi kapanpun allah menginginkannya untuk diambil olehnya maka kita harus siap dan ridho. atas semua yang telah Allah Subhanahu Wa Taala ambil, Allah Subhanahu Wa Taala memberikan kepada kita kepercayaan untuk mengurunya maka buat apa kita menyia nyiakannya.

Didalam kehidupan, kita akan dituntut untuk melakukan interaksi dan komunikasi yang merupakan kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial, secara khusus dikenal dengan proses belajar mengajar yang titik penekanannya pada motivasi. Motivasi ialah sesuatu yang bisa mendorong seseorang untuk melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan, hasil dari proses pembelajaran akan lebih optimal dan kondusif jika dibarengi dengan motivasi yang meningkatkan kita agar tetap semangat dan tidak merasa jenuh akan setiap kegiatan dalam proses pembelajaran. Dan dengan motivasi belajar juga dapat mengembangkan aktifitas dan inisiatif, dapat mengarahkn dan memelihara ketekunan dalam melakukan kegiatan belajar, agar mereka bisa tumbuh dan bisa menunjukan minat, inisiatif dan aktif dalam kegiatan belaja. Selain itu ada hal yang lebih penting dari itu yaitu kita harus bisa membaca dan menafsirkan kegiatan kegiatan yang penting dalam proses belajar agar semuanya menjadi lebih fokus dan jelas.

 

Melakukan hal-hal yang akan membawa kita menuju kesuksesan yaitu merdeka, sebagaimana kita ketahui bahwa merdeka adalah salah satu pencapaian yang akan membawa perubahan yang cukup luar biasa,. Perubahan yang membawa pada hal-hal yang membuatnya menjadi bisa untuk berubah menuju kedewasaan yang memberikan manfaat bagi banyak orang, dan kita manusia sayoginya akan terus belajar untuk merdeka menuju kehidupan yang di dambakan bagi umat islam yaitu berkumpulnya di surga yang kekal. Kita akan tahu apakah kita layak untuk mendapatkan posisi itu atau tidak tapi usaha kita sebagai manusia khususnya umat islam adalah dengan meningkatkan ketaqwaan kepada allah dan mengerjakan apa yang diperintahkan dan menjauhi larangannya sehingga kita akan selamat baik di dunia ataupun akhirat dengan ikhtiar yang maksimal untuk mendapatkan balasan yang tiada tara dari Allah Subhanahu Wa Ta ala,. Dan salah satunya adalah menuntut ilmu agar senantiasa untuk belajar dan belajar untuk mendapaatkan drajat yang terbaik disisisnya.

Cobalah untuk memulai sesuatu agar kita memperoleh pengalaman dan wawasan yang sangat luas. Dan susah untuk memeperolehnya kecuali dengan tindakan kita sendiri yang tanpa kita sadari itu adalah nilai yang sangat berharga dalam diri. Juga kita akan mengerti bahwa orang yang dalam hidupnya penuh dengan pengalaman meskipun itu tidak diinginkan tapi kita harus ingat bahwa setiap takdir yang allah Subhanahu Wa Ta ala berikan entah itu baik ataupun tidak menurut kita pasti itu adalah yang terbaik dihadapan allah Subhanahu Wa Ta ala pasti setiap tindakan akan ada hikmahnya baik untuk diri sendiri ataupun orang lain yang belum didapatkan sebelumnya. Karena itu adalah bentuk simpati kita terhadap diri sendiri karena kalau bukan diri kita yang mencoba untuk memulai lalu siapa lagi. Akan tersa sangat berat untuk melakukan sebuah perubahan karena disanalah kita akan menemukan sebuah kebiasaan yang jarang kita lakukan tapi itu akan membawa perubahan yang sangat berdampak pada kebiasaan untuk kedepannya.

Kebanyakan dari kita khususnya diri saya pribadi kadang suka lupa terhadap apa itu arti merdeka. Karena dengan perubahan zaman kita disibukan dengan hal-hal yang kurang bermanfaat sehingga kesadaran akan merdeka sedikit memudar. Akan tetapi jika kita sering diasah dan mengetahui dampaknya terhadap diri sendiri maka kita akan berusaha untuk mempelajarinya, baik itu dilatih atau dengan kata lain belajar merdeka maka kita akan terus senantiasa untuk mengingat akan hal yang membawa perubahan pada diri sendiri atau dunia yaitu merdeka. Terkadang apa yang kita rasakan dan lakukan itu adalah suatu hal yang sebenarnya masih diambang kebingungan apakah selama ini yang kita lakukan adalah baik atau tidak untuk perkembangan generasi yang akan datang, berusaha untuk lebih baik adalah suatu proses menuju kebaikan. Coba bayangkan jika kita tidak didasari dengan pengetahuan maka kita akan sangat jahil terhadap ilmu, maka jika kita ingat akan perjuangannya maka kita harus besyukur atas apa yang terjadi pada pembaharuan ini, khususnya dibidang ilmu pengetahaun.

Menurut saya perkembangan terhadap pembelajar merupakan sesuatu yang akan memajukan sebuah negara khususnya dalam bidang pendidikan, di sebuah negara khususnya Indonesia kita sangat diwajibkan untuk belajar merdeka. Karena itu merupakan salah satu bekal diri kita untuk lebih baik kedepanannya, dan membawa peradaban yang cukup luar biasa. Sejarah keberadaan pendidikan islam khususnya yang sejak awal perkembangan pendidikina ini sudah meluas ke penjuru dunia yang awalnya agama islam lahir di mekkah dengan pengikut yang terbilang masih sedikit hanya dikalangan kerabat terdekat sebagai peletak dasar keimanan dan keilmuan sehingga bisa menaklukan kembali kotanya dengan pengikut yang sudah tersebar luas. Mundurnya sebuah peradaban adalah tergantung maju mundurnya ilmu pengetahuan , disitu kita belajar arti sebuah merdeka. bahwa untuk menciptakan perubahan harus ada usaha dalam menjalankannya.

Berusaha untuk sesuatu yang bermanfaat akan memberikan arti sebuah makna dalam hidup. Bisa mengelola segala sesuatunya dengan baik, akan terasa betapa nikmat hidup ini bahwasanya allah telah memberikan apa yang kita butuhkan yaitu berupa ilmu yang sangat berlimpah ruah, yang sebetulnya banyak sekali ilmu yang belum kita pelajari. Dan yang belum kita temukan sebelumnya. Dan akan terasa orang yang dalam dirinya sudah didasari dengan ilmu dia menyukai kebersihan. Karena dalam islam diajarkan bahwa kebersihan sebagia dari iman kebersihan menjadi kebiasaan orang beriman. Bersihkanlah dirimu, sesungguhnya Islam itu mengajarkan kebersihan. orang mukmin yang bersih akan sehat. Orang mukmin yang sehat akan kuat dan lebih dicintai oleh Allah Subhanahu Wa Taala.

 

Dan tidak bisa kita pungkiri bahwa dalam proses belajar merdeka diperlukan literasi. Karena akan memberikan prilaku yang mengarah pada kesuksesan seperti meningkatnya kemampuan kita dalam membaca, menulis,berbicara, menghitung serta mampu memecahkan masalah yang sedang ia hadapi dan literasi juga adalah seperangkat keterampilan yang nyata dan tampak. Oleh karena itu, kita harus membudayakan gerakan membaca dan menulis, karena dengan literasi akan banyak manfaat yang diperolehnya diantarnya ialah dapat melatih diri untuk dapat lebih terbiasa dalam membaca juga dapat membiasakan diri untuk bisa menyerap informasi dari apa yang dia baca sehingga itu dapat memberikan asupan dalam proses belajar merdeka, dapat menggunakan potensi serta keterampilan dalam mengelola informasi saat seseorang itu bisa menanggapi apa yang dia fahami dan rasakan. Juga literasi merupakan sumber gudangnya ilmu yang menyenangkan yang mampu membangun karakter imajinasi mereka dengan membiasakannya melakukan literasi.

 

Pada dasarnya manusia itu sudah diberikan kecerdasan oleh Allah Subhanahu Wa Taala, baik kecerdasan emosinal, spiritual, dan kecerdasan intelektual. Dengan kecerdasan emosional kita bisa mengendalikan emosi kita dia bisa mengenal, memahami, dan dia bisa mengungkapkan emosionalnya yang sesuai dengan keadaan yang dia alami , dengan kecerdasan spiritual kita dapat mendapatkan ketenangan dengan mendekatkan diri kepada Allah, dengan muhammad kecerdasan intelektual kita dapat mengembangkan kemampuan dan pengetahuan dan kita yang diberikan kepercayaan oleh Allah Subhanahu Wa Taala harus sangat menjaganya kita gunakan untuk hal hal yang membawa pada kebaikan.dan kita bisa mengambil hikmah dari Nabi kita Rosulullah Sholollohu Alaihi wasallam yakni sejak umat islam berkembang di permukaan bumi, yang membawa risalahnya untuk menyelamatkan bangsa bangsa di dunia ini dari lembah kejahilan beliau berhasil melenyapkan keusakan kerusakan di bidang Agama, akhlak dan kemasyarakatan di jazirah arab, tiba-tiba hymne keislaman terdengar di mana-mana, beliaulah yang telah berhasil mendirikan kerajaan Allah Subhanahu Wa Taala. Di muka bumi inibeliau yang telah berhasil memadukan keserasian antara berbagai agama dunia yang saling bertentangan, karena dia berhasil menemukan titik kebersamaan yang mendasar diantara mereka dia mengajarkan kepada mereka supaya tidak saling menyerang dan memaki. Itulah hebatnya beliau yang telah berhasil dalam menyampaikan risalah Tuhannya.
Dan dengan kita terus mendalami apa itu belajar merdeka kita akan bisa memposisikan diri untuk menjadi manusia yang bertaqwa di sanalah arti sebuah merdeka yang sesungguhnya. Dengan wawasan yang kita asah selam ini kita jadikan amal ibadah , segala sesuatu yang kita lakukan akan membawa pengaruh yang sangat banyak dan akan dinikmati hasilnya nanti. Allah telah memberikan tanda-tanda khususnya untuk orang yang beriman bahwa akan ada ganjaran atau balasan atas tindakan yang dilakukan jika itu diniatkan untuk berjihad dijalan Allah Subhanahu Wa Taala, banyak sekali contoh dari perjuangan perjuangan para sahabat yang telah allah janjikan bakal masuk surga, kita ambil salah satu contohnya yaitu musab bin umair beliau adalah sahabat Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasallam yang rela berkorban untuk kemajuan islam, dia lahir di mekkah dengan keluarganya yang beragama quraisy tapi karena di menyadari bahwa itu adalah agama yang salah dan telah ada penerang atau petunjuk yaitu agama yang dibawakan oleh Nabi terakhir yaitu Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasallam, beliau masuk islam secara sembunyi sembunyi tanpa diketahui oleh siapapun tapi qodarullah ketika itu ibunya mengetahui bahwa sang anak telah meninggalkan nenek moyangnya maka ibunya mengurungnya dan menginginkan anaknya kembali menganut agama mereka namun karena keteguhan imannya musab bin umair tetap mempertahankan agama islam pada saat itu ibunya mengusirnya dari rumah dan ketika itu musab dalam keadaan tidak memiliki apapun padahal sebelumnya beliau dikenal dengan orang yang dermawan tapi itulah kekuatan iman. Allah Subhanahu Wa Taala memberikannya kekuatan, dan ketika umat islam dan non islam terjadi peperangan dan ketika itu para sahabat berkorban untuk berjihad dijalan Allah Subhanahu Wa Taala dan gugur dalam pertempuran itu dengan membela bendera allah hingga kedua tangannya patah ditebas oleh pedang sang musuh dan akhirnya musab bin umair gugur dalam pertempuran dan syahid, nah bisa disimpulkan bahwa bahwa betapa luar biasanya para sahabat Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasallam dan bisa kita teladani hikmah dari kisah sahabat Rosulullah yaitu musab bin umair bahwa untuk mendapatkan kemerdekaan kita harus berjuang dan berkorban dalam setiap prosesnya, juga libatkan Allah dalam setiap tindakan yang dilakukan. Dan dalam proses belajar kita perlu memahami apa itu kerja keras dalam proses pembelajaran dengan memenuhi setiap adab dalam berilmu dan bentuk kerja keras sebenarnya banyak mulai dari memahami, berkorban terhadap setiap apa yang kita tidak suka dan melawan rasa malas terhadap prilaku diri mendorong untuk tidak berputus asa terhadap kegiatan dalam proses pembelajaran. Kerja keras adalah bekerja dengan sungguh sungguh, sekuat daya dan tenaga penuh semangat, pantang menyerah untuk mencapai hasil terbaik, dan terlalu fokus pada pekerjaan hingga tak punnya waktu untuk melakukan yang lain yang tidak berguna, hal ini lebih condong menggunakan kemampuan otot dari pada menggunakan pikiran sangat beda halnya dengan pengertian kerja cerdas dimana kerja cerdas ini adalah kerja yang tidak hanya mengandalkan otot namun lebih condong menggunakan pemikiran untuk mendapatkan hasil yang maksimal dengan waktu yang efektif sehingga masih memiliki waktu dan energi untuk melakukan kegiatan atau pekerjaan yang lainnya.

 

Bekerja keras merupakan bagian dari akhlakul karimah yang harus dimiliki oleh setiap muslim. Sebab secara syariatnya dengan kerja keraslah seseorang akan berhasil menggapai yang dicita citakan baik itu untuk kehidupan dunia yang akan dipetik hasilnya di akhirat kelak Seseorang muslim yang paripurna memiliki sifat etos kerja yang tinggi. Allah berfirman dalam quran surat at-taubah ayat 105 yang artinya: Dan katakanlah Bekerjalah kamu, maka Allah dan rasulnya serta orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada Allah Subhanahu Wa Taala yang mengetahui akan yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakannya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. Dan bukan hnya kerja keras yang harus kita tonjolkan dalam proses belajar kita juga perlu yang namanya Kerja Cerdas adalah kerja yang tidak hanya mengandalkan otot, namun juga menggunakan otak, bisa berpikir kreatif dan inovatif, untuk mendapatkan hasil yang maksimal dengan waktu yang efektif, sehingga masih memiliki waktu dan energi untuk melakukan kegiatan atau pekerjaan yang lainnya. Dan biasanya kerja cerdas ini dimiliki oleh kaum intelektual atau ilmuwan. Jadi, bekerja cerdas adalah pandai melihat peluang, memperhitungkan risiko dan mampu mencari solusi dalam penyelesaiannya. Dan ada juga yang disebut dengan Kerja Ikhlas yaitu bekerja dengan hati, dengan niat yang tulus semata-mata untuk ibadah dan mencari keridhaan Sang Pencipta, sehingga jika akhirnya berhasil maka kita akan lebih bersyukur dan jika tidak berhasil, maka kita tidak akan kecewa, karena semuanya sudah diatur oleh yang Kuasa, kita tinggal berusaha dan berdo’a. Jadi, jika kita bekerja dengan ikhlas, maka kerja kita bernilai ibadah dan ada ganjaran pahala buat kita Kerja Tuntas adalah bekerja dengan semangat, sampai selesai dan tidak setengah-setengah. Seberapa pun banyaknya pekerjaan kita, harus kita selesaikan sampai akhir, sehingga semua pekerjaan kita memperoleh hasil yang sukses.

Bekerja keras untuk mendapatkan rizki yang kemudian digunakan untuk menghidupi kebutuhan keluarga adalah perbuatan terpuji. Namun arti kerja kersas itu sendiri bukan hanya mencari rezeki namun masih banyak lagi yang harus kita korbankan untuk memperoleh peluang yang baik, untuk menuju kesuksesan dimasa yang akan datang.
Dan jangan pernah menyerah atas apa yang sudah kita perjuangkan lantas kita menjadi menyerah akan hal itu, tetaplah semangat dalam kondisi apapun karena kita tidak pernah tahu bahwa bisa jadi itu adalah proses menuju keberhasilan yang kita sendiri tidak tahu bakal terjadi seperti ini, jangan takut melangkah karena tidak ada proses yang instan menuju kesuksesan pasti harus ada yang dilalui dalam setiap tindakan, nikmati saja apa yang allah berikan dan percaya bahwa allah maha adil dan bijaksana akan semua takdirnya. Sehingga kita jangan takut akan suatu masalah yang terjadi pada diri kita. Selalu sabar dan syukur atas apa yang allah berikan kepada kita betapa kita tidak dapat menghitung nikmat yang telah diberikannya itu,dan kelemahan terbesar adalah ketika seseorang sudah ada dipuncak untuk menyerah lalu tidak mau mencoba untuk bangkit dan akhirnya menyerah, dan juga kehebatan terbesar seseorang adalah ketika dia mencoba uantuk bangkit kembali. Penyebab ilmu hilang adalah lupa karena tidak mengamalkannya makanya jika kita sudah memperoleh ilmu maka diri kita akan semakin merunduk akan sesuatu karena jika seseorang sudah mengetahui ilmu maka dia akan tahu adab-adab dalam berilmu atau dalam istilah lain belajar, maka dari itu kita harus bisa untuk mengamalkannya agar ilmu tetap utuh.
Dengan belajar merdeka maka kita juga akan memahami akan pentingnya Hidup sederhana yang merupakan suatu hal yang harus ditanamkan oleh setiap orang karena disana kita belajar arti sebuah ketepatan dalam menentukan sebuah keperluan hidup, bagaimana kita bisa menata kehidupan yang bermanfaat, mungkin sebagian orang khususnya saya mungkin tidak bisa dipungkiri bahwa hidup sederhana adalah hal yang cukup memberatkan oleh karena itu kita harus dilatih untuk bisa menggunakan segala perkara yang telah allah berikan dengan benar dan rencana dalam hidup sederhana kita juga dilatih untuk selalu bersyukur dan sabar dengan selalu bersyukur kita akan lebih mendalami apa itu makna dalam hidup sehingga mereka yang hidup sederhana lebih mementingkan berbagi terhadap sesama daripada kemewahan gaya hidup bagi dirinya , dan untuk sabar juga kita akan dilatih untuk menahan emosi dan keinginan menahan diri khususnya dalam kemewahan , dan kebahagiaan dalam hidup bisa ditemukan dimana saja , bahkan hal hal kecilpun, kuncinya kita harus senantiasa bersyukur dan sabar , pada dasarnya hidup itu sederhana tapi manusialah yang membuat ini menjadi rumit, sekarang balik lagi kepada setiap orang dalam menjalaninya.

Namun sekarang di sebagian negara telah terjadadi penyebaran covid 19 khususnya di Indonesia sendiri terjadi kasus penyebaran itu yang membuat negara kita menjadi sedikit terkendala pada bidang ekonomi dan pendidikan sehingga perlu adanya kebijakan dalam setiap proses tindakan yang dilakukan di negara Indonesia ini. Pada saat ini corona menjadi perbincangan yang hangat dikalangan masyarakat, Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis corona virus yang baru ditemukan. Walaupun lebih banyak menyerang ke lansia karena imunnya yang semakin hari semakin menurun, virus ini juga sebenarnya bisa juga menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, hingga orang dewasa. Virus corona ini bisa menyebabkan ganguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian. Dan untuk kasus di Indonesia sendiri sudah banyak yang tertular sudah mulai melebihi dari negara datangnya asal virus itu yaitu cina.
Corona Virus Disease 2019 (covid 19), pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular sangat cepat dan telah menyebar hampir ke semua negara, termasuk Indonesia, hanya dalam waktu beberapa bulan saja. Sehingga WHO pada tanggal 11 Maret 2020 menetapkan wabah ini sebagai pandemi global. Yang hampir setiap negara terkena virus ini, sehingga disetiap negara sedang berusaha untuk menemukan obat ini.

Hal tersebut membuat beberapa negara menetapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus corona. Di Indonesia sendiri, diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus ini. Karena Indonesia sedang melakukan PSBB, maka semua kegiatan yang dilakukan di luar rumah harus dihentikan sampai pandemi ini mereda.
Beberapa pemerintah daerah memutuskan menerapkan kebijakan untuk meliburkan siswa dan mulai menerapkan metode belajar dengan sistem daring (dalam jaringan) atau online. Kebijakan pemerintah ini mulai efektif diberlakukan di beberapa wilayah provinsi di Indonesia pada hari Senin, 16 Maret 2020 yang juga diikuti oleh wilayah-wilayah provinsi lainnya. Tetapi hal tersebut tidak berlaku bagi beberapa sekolah di tiap-tiap daerah. Sekolah-sekolah tersebut tidak siap dengan sistem pembelajaran daring, dimana membutuhkan media pembelajaran seperti handphone, laptop, atau komputer.
Sistem pembelajaran daring (dalam jaringan) merupakan sistem pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara guru dan siswa tetapi dilakukan melalui online yang menggunakan jaringan internet. Guru harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, meskipun siswa berada di rumah. Solusinya, guru dituntut dapat mendesain media pembelajaran sebagai inovasi dengan memanfaatkan media daring. Jika dilihat dari kesiapan mungkin antara guru dan siwa sebetulnya sejak awal masih perlu beradaptasi dengan keadaan yang baru namun seiring berjalannya waktu maka akan semakin faham akan kelebihan dan kekurangan dari proses daring tersebut.

Hal ini sesuai dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia terkait Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19). Dengan berbagai pertimbangan akan dampak yang diperoleh, dan kita sebagai guru dan pelajar harus memahami akan kondisi dimasa pandemi ini. Kita harus dipenuhi dengan semangat yang tinggi agr tidak terjadi putus asa dalam mengerjakan semua kegiatan dimasa pandemi ini.
Namun kendala yang kerap dialami oleh sebagain masyarak ini ialah kurangnya ketersediaan fasilitas yang dimili baik itu handphone naupun personal computer, karana sistem pembelajaran daring dilaksanakan melalui perangkat personal computer (PC) atau laptop yang terhubung dengan koneksi jaringan internet. Guru dapat melakukan pembelajaran bersama diwaktu yang sama menggunakan grup di media sosial seperti WhatsApp (WA), telegram, instagram, aplikasi zoom ataupun media lainnya sebagai media pembelajaran. Dengan demikian, guru dapat memastikan siswa mengikuti pembelajaran dalam waktu yang bersamaan, meskipun di tempat yang berbeda. Namun seperti yang telah dicantumkan diatas bahwasanya masyarakat tidak semuanya memiliki fasilitas seperti sistem pelaksanaan daring yang harus menggunakan berbagai kompenen diatas.

Semua sektor merasakan dampak corona baik itu perusahaan, tenaga kerja maupun Dunia pendidikan salah satunya. Dilihat dari kejadian sekitar yang sedang terjadi, baik siswa maupun orangtua siswa yang tidak memiliki handphone untuk menunjang kegiatan pembelajaran daring ini merasa kebingungan dalam menjalankan proses daring ini , sehingga pihak sekolah ikut mencari solusi untuk mengantisipasi hal tersebut. Beberapa siswa yang tidak memiliki handphone melakukan pembelajaran secara berkelompok, sehingga mereka melakukan aktivitas pembelajaran pun bersama. Mulai belajar melalui videocall yang dihubungkan dengan guru yang bersangkutan, diberi pertanyaan satu persatu, hingga mengapsen melalui VoiceNote yang tersedia di WhatsApp. Materi-materinya pun diberikan dalam bentuk video yang berdurasi kurang dari 2 menit, sehingga akan sedikit memudahkan siswa dalam melakukan proses pembelajaran daring dengan meringankan proses pembelajran sehingga siswa akan sedikit memahami tentang materi yang disampaikan oleh guru tersebut.

Permasalahan yang terjadi bukan hanya terdapat pada sistem media pembelajaran akan tetapi ketersediaan kuota yang membutuhkan biaya cukup tinggi harganya bagi siswa dan guru guna memfasilitasi kebutuhan pembelajaran daring. Kuota yang dibeli untuk kebutuhan internet menjadi melonjak dan banyak diantara orangtua siswa yang tidak siap untuk menambah anggaran dalam menyediakan jaringan internet. Sehingga setelah ditetapkannya daring diperpanjang sampai janauari maka sekolah berusaha untu bisa keluar dari masalah ini yaitu meringankan siswanya dengan memberikan kuota gratis yang disediakan oleh sekolah masing-masing yang bekerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk mempertimbangkan masalah kuota.
Hal ini pun menjadi permasalahan yang sangat penting bagi siswa, sitem pembelajaran yang digunakan baik itu dalam hal waktu berapa jam mereka harus belajar dan bagaimana data (kuota) yang mereka miliki, sedangkan orangtua mereka yang berpenghasilan rendah atau dari kalangan menengah kebawah (kurang mampu). Hingga akhirnya hal seperti ini dibebankan kepada orangtua siswa yang ingin anaknya tetap mengikuti pembelajaran daring. Dan itu sangat diperhatikan oleh pihak pemerintah maupun sekolah yang sepatutnya penting untuk diperhatikan.

Pembelajaran daring tidak bisa lepas dari jaringan internet, maka ketika seseorang tidak memiliki kuota maka dia tidak bisa melakukan proses pembelajaran Koneksi jaringan internet menjadi salah satu kendala yang dihadapi siswa yang tempat tinggalnya sulit untuk mengakses internet, apalagi siswa tersebut tempat tinggalnya di daerah pedesaan, terpencil dan tertinggal serta jauh dari jangkaun banyak orang. Kalaupun ada yang menggunakan jaringan seluler terkadang jaringan yang tidak stabil, karena letak geografis yang masih jauh dari jangkauan sinyal seluler. Hal ini juga menjadi permasalahan yang banyak terjadi pada siswa yang mengikuti pembelajaran daring sehingga kurang optimal pelaksanaannya. Bahkan saya sendiri yang daerahnya masih bisa mengakses internet kadang suka bingung bagaimana jika terjadi hal yang tidak diinginkan mengenai fasilitas yang kadang belum memadai , kita hanya bisa sabar atas apa yang telah terjadi dan berdoa akan setiap apa yang allah berikan kepada kita, jika diuji maka dia akan bersabar maka itu adalah nilai tertinggi yang dimili oleh makhluk yang allah ciptakan untuk memiliki akal.
Bahkan hal ini ramai diberbagai media sosial yang menceritakan pengalaman orangtua siswa selama mendampingi anak-anaknya belajar baik positif maupun negatif. Seperti misalnya ternyata ada orangtua yang sering marah-marah karena mendapatkan anaknya yang sulit diatur sehingga mereka tidak tahan dan menginginkan anak mereka belajar kembali di sekolah. kejadian ini memberikan kesadaran kepada orangtua bahwa mendidik anak itu ternyata tidak mudah,ada perjuangan yang harus kita relakan untuk bisa memberikan pemahaman terhadap apa yang sepatutnya wajib dipelajari oleh anak tersebut sehingga diperlukannya ilmu dan kesabaran yang sangat besar. Sehingga dengan kejadian ini orangtua harus menyadari dan mengetahui bagaimana cara membimbing anak-anak mereka dalam belajar. Setelah mendapat pengalaman ini diharapkan para orangtua mau belajar bagaimana cara mendidik anak-anak mereka di rumah. Bukan hanya bisa menilainya dengan materi yang mereka bisa terima tapi mereka juga perlu bimbingan dari orangtuanya agar mental mereka stabil.
Perlu disadari bahwa ketidaksiapan guru dan siswa terhadap pembelajaran daring juga menjadi masalah. Perpindahan sistem belajar konvensional ke sistem daring amat mendadak, tanpa persiapan yang matang. Tetapi semua ini harus tetap dilaksanakan agar proses pembelajaran dapat berjalan lancar dan siswa aktif mengikuti walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19. Dengan kita terbiasa melakukan proses baru ini maka kedepannya akan terbiasa dengan kondisi perubahan ini, karena penurut psikologi yang saya baca bahwasanya karakter atau kebiasaan jika terus dilakukan min 12 hari maka itu akan menjadi prilaku kebiasaan kita maka banyak-banyaklah bersyukur agar kita senantiasa bisa menerima akan takdir yang telah allah tetapkan ini.

Kegagapan pembelajaran daring memang nampak terlihat di hadapan kita, sayapun merasakan kegagapan itu karena kurang terbiasa dengan metode daring ini sehingga ini adalah kegiatan yang bisa dibilag cukup asing begitupula tindakan yang tidak satu atau dua sekolah saja melainkan menyeluruh dibeberapa daerah di Indonesia masih banyak hal yang seperti itu sehingga sulit untuk menyesuaikannya . Komponen-komponen yang sangat penting dari proses pembelajaran daring (online) perlu ditingkatkan dan diperbaiki. Pertama dan terpenting adalah jaringan internet yang stabil tidak ada gangguan, kemudian gawai atau komputer yang mumpuni sehingga mampu memberikan kemudahan dalam menjalankannya,aplikasi dengan platform yang user friendly denga kita sehingga kita mampu menguasainya, san sosialisasi daring yang bersifat efisien, efektif, kontinyu, dan integratif kepada seluruh stekholder pendidikan.
Solusi atas permasalahan ini adalah pemerintah harus memberikan kebijakan dengan membuka gratis layanan aplikasi daring bekerjasama dengan provider internet dan aplikasi untuk membantu proses pembelajaran daring ini. Pemerintah juga harus mempersiapkan kurikulum dan silabus permbelajaran berbasis daring. Bagi sekolah-sekolah perlu untuk melakukan bimbingan teknik (bimtek) online proses pelaksanaan daring dan melakukan sosialisasi kepada orangtua dan siswa melalui media cetak dan media sosial tentang tata cara pelaksanaan pembelajaran daring, kaitannya dengan peran dan tugasnya.

Dalam proses pembelajaran daring, penting untuk ditambahkan pesan-pesan edukatif kepada orangtua dan peserta didik, tentang wabah pandemi Covid-19. Dengan demikian kita dapati pembelajaran yang sama dengan tatap muka tetapi berbasis online. Efeknya sangat bagus, programnya tepat sasaran, dan capaian pembelajarannya tercapai. Semuanya sudah diperbincangkan dengan hasil yang penuh pertimbangan.
pembelajaran penuh secara daring, akhir-akhir ini banyak menimbulkan keluhan dari peserta didik maupun orangtua, karena mungkin dengan belajar kurangnya motivasi dalam setiap pembelajaran karena tidak adanya interaksi anat sesama teman maupun guru, yang memikat batin hingga menjadi menyenangkan ketika belajar langsung, karna dengannya kita menjadi faham semua pelajaran yang guru sampaikan, nah ketika terjadi pandemi ini maka kebiasaan yang seringkita lakukan disekolah menjadi tidak ida sehingga anak-anak menjadi jenuh dan tidak ada gairah untuk semangat dalam belajar.

Beberapa guru telah bercerita mengenai kendala yang dialaminya mengenai proses pembelajaran daring ini , jika pembelajaran daring ini tidak seefektif kegiatan pembelajaran konvensional (tatap muka langsung), karena beberapa materi harus dijelaskan secara langsung dan lebih lengkap. Selain itu materi yang disampaikan secara daring belum tentu bisa dipahami semua siswa. Berdasarkan pengalaman mengajar secara daring, sistem ini hanya efektif untuk memberi penugasan, dan kemungkinan hasil pengerjaan tugas-tugas ini diberikan ketika siswa akan masuk, sehingga kemungkinan akan menumpuk. Bahkan orang tua sangat merasa terbebani keti proses daring karena melihat perkembangan anak-anaknya yang kurang ada pengaruh atau perkembangan ketika proses daring dalam melakukan pembelajaran. maka guru juga harus siap menggunakan teknologi sesuai dengan perkembangan zaman. Guru harus mampu membuat model dan strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakter siswa di sekolahnya. Penggunaan beberapa aplikasi pada pembelajaran daring sangat membantu guru dalam proses pembelajaran ini. Guru harus terbiasa mengajar dengan memanfaatkan media daring kompleks yang harus dikemas dengan efektif, mudah diakses, dan dipahami oleh siswa.

Dengan demikian guru dituntut mampu merancang dan mendesain pembelajaran daring yang ringan dan efektif, dengan memanfaatkan perangkat atau media daring yang tepat dan sesuai dengan materi yang diajarkan. Walaupun dengan pembelajaran daring akan memberikan kesempatan lebih luas dalam mengeksplorasi materi yang akan diajarkan, namun guru harus mampu memilih dan membatasi sejauh mana cakupan materinya dan aplikasi yang cocok pada materi dan metode belajar yang digunakan. Dari keadaan yang terjadi ini maka kita dapat mengambil hikmah dari apa yang telah allah berikan bahwa kita harus bisa memanfaatkan teknologi yang telah berkembang pesat ini, setiap permasalahan yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya, itu adalah nikamat yang allah berikan kepada kita, maka harus kita syukuri bahwa keadaan yang menurut kita ini adalah musibah maka kita harus kembalikan itu kepada Allah.

Hal yang paling sederhana dapat dilakukan oleh guru bisa dengan memanfaatkan WhatsApp Group. Aplikasi WhatsApp cocok digunakan bagi pelajar daring pemula, karena pengoperasiannya sangat simpel dan mudah diakses siswa. Sedangkan bagi pengajar online yang mempunyai semangat yang lebih, bisa meningkatkan kemampuannya dengan menggunakan berbagai aplikasi pembelajaran daring.
Jika diri kita bisa belajar untuk merdeka maka kita akan memiliki semangat untuk memperoleh kemerdekan yang sangat besar yaitu Indonesia merdeka, banyak tokoh tokoh yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia mereka merelakan jiwa raganya agar bisa mencapai kepada Indonesia yang merdeka, telah kita pelajari di sekolah bagaimana perjuangan yang telah mereka korbankan untuk Indonesia dari penjajah Setidaknya dalam kisaran waktu tahun 1945-1955 bangsa Indonesia mencapai puncak perjuangan kemerdekaannya yang bisa kita rasakan sekaranag . Pada mulanya, kedatangan mereka mendapat sambutan baik dari warga Indonesia, namun kenyataannya mereka kejam. Penjajah yang masuk ke Indonesia yang pertama ialah bangsa portugis. Bangsa Indonesia pada waktu itu merasakan bagaimana dijajah oleh bangsa barat yang kemudian setelah penindasan terjadi kepada rakyat dan negara negara lain mulai saling memperebutkan Indonesia maka ketika warga Indonesia mulai terdorong untuk melakukan perlawanan adalah karena adanya ilmu pengetahuan yang menyadarkan mereka akan rasa sakit yang mereka rasakan agar terobati dengan keinginan untuk merdeka dari penjajah tidak ingin ada balas kasihan terhadap mereka, banyak sekali proses dalam kemerdekaan Indonesia, tapi intinya belajar merdeka adalah suatu hal yang penting yang seharusnya membawa semangat bagi rakyat Indonesia untuk mulai berubah menjadi lebih baik menyangkut kehidupan yang lebih baik untuk Indonesia merdeka, kita sebagai warga Indonesia yang sudah merasakan akan negara Indonesia merdeka harusnya senantiasa untuk belajar merdeka artinya kita mengelola Indonesia untuk negara yang lebih baik dan kita jaga harusnya bisa mengelola kekayaan yang dengan baik dan menambah kemakmuran bagi rakyat, karena kita tidak pernah tahu untuk bisa bertahan itu adalah suatu yang harus ditanamkan dalam setiap warga negara untuk itu kita harus bisa belajar merdeka. Mengasahnya dan mengembangkan profesi yang dimiliki oleh setiap rakyat khususnya rakyat Indonesia agar menuju negara yang makmum, adil dan beradab, setelah Indonesia merdeka semuanya menjadi bergairah mulai dari fasilitas-fasilitas negara sampai kebutuhan-kebutuhan pun sudah memadai dan menjadi lebih baik dari sebelum merdeka, bangsa ini menjadi makmur banyak sekali pencapaian yang sangat luar biasa yang dihasilkan dari bangsa Indonesia itu sendiri yang membawa harum bangsa karena itulah bentuk kemajuan dan perkembangan bangsa yang selalu dipasok oleh ilmu pengetahuan sehingga akan memicu adanya kemajuan.

Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 Sejak Indonesia merdeka kita sering memperingatinya sebagai 17 agustus, dan itu membawa perubahan bagi negara khususnya kesejahteraan rakyat dan yang lebih utama ialah membawa pengaruh terhadap generasi yang akan datang sehingga sejarah telah membuktikan bahwa tokoh tokoh yang telah berjuang untuk kemerdekaan ini menjadi teladan bagi umat generasi yang akan datang sebagai motivasi untuk meningkatkan semangat agar bisa membiasakan diri untuk belajar merdeka. Banyak sekali hal-hal yang sebetulnya itu bisa dijadikan ajang untuk belajar apa itu pentingnya belajar merdeka adalah suatu hal yang sangat penting.
Tahukah kalian bahwa setiap manusia itu telah diberi oleh Allah Subhanahu Wa Taala kemampuan untuk berfikir, berbeda dengan makhluk lain yang Allah Subhanahu Wa Taala ciptakan yang tidak diberikan akal untuk berfikir, kita harus bersyukur atas nikmat yang telah diberikannya itu, salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk mensyukuri nikmat berfikir yang diberikan Allah Subhanahu Wa Taala adalah dengan terus mencari ilmu, ilmu apapun itu asalkan ilmu yang bermanfaat bagi diri kita sendiri, orang lain, bangsa dan negara. kita pun tahu bahwa ilmu itu tidak akan ada habisnya, jadi kita tidak boleh merasa bosan untuk mencari ilmu, tidak boleh merasa puas atas ilmu yang kita miliki. Tetapi kita harus merasa kurang atas ilmu yang kita miliki, merasa haus akan ilmu, sehingga kita akan memilki semangat untuk mencari ilmu.
keinginanan untuk belajar itu senantiasa merupakan perubahan tingkah laku atau penampilan dengan melakukan berbagai kegiatan mulai dari membaca, mengamati, mendengarkan, meniru,dan lain sebagainya jadi belajar akan membawa sebuah perubahan seseorang yang belajar. Perubahan tidak selamanya berkaitan dengan penambahan ilmu pengetahuan tetapi juga bisa berupa keterampilan, kecakapan, minat, bakat, dan penyesuaian diri. Dana juga tidak hanya makna belajar saja yang harus didalami akan tetapi dalam belajar juga memerlukan tujuan dalam setiap pembelajaran perlu adanya sistem lingkungan yang memungkinkan proses belajar untuk mendapatkan pengetahuan juga diperlukannya motivasi dalam setiap proses pembelajaran.

Duni ini masih seluas samudara, luka itu sedalam yang kau rasa , bukan seluas yang kau inginkan percayalah bahwa kita akan bisa melewatinya , jangan bersedih semua pasti kan berlalu, jalan hidup takselamanya indah ada suka ada duka jalani semua yang kita rsakan pasti akan ada jaln keluarnya.
Dan dari sekian banyak pembahasan yang kita bahs semua yang paling utama dari belajar merdeka adalah mendapat ridho Allah , berdoa adalah kuncinya semoga kita diberi pemahaman oleh allah dalam proses belajar kita.
Merdeka berasal dari bahasa sansakerta yaitu maharddhika yang memiliki arti kaya, sejahtera, dan kuat. Merdeka itu sendiri merupakan bahasa melayu dan Indonesia yang memiliki makna bebas atau tidak bergantung kepada orang lain. Istilah ini sangat penting selama zaman pergerakan anti penjajahan dan pro kemerdekaan. Baik di negara Indonesia, Malaysia dan juga Singapura.
Indonesia sendiri mendapat gelar merdeka tidak dengan cara yang mudah, melainkan harus dengan berbagai tahapan yang tidak mudah, yang memerlukan pengorbanan. Baik pengorbanan jiwa dan raga. Dalam sejarah,negara Indonesia dinyatakan merdeka pada hari jumat, 17 Agustus 1945, dengan membacakan proklamasi kemerdekaan yang dibacakan oleh Soekarno dengan didampingi oleh Drs. Mohammad Hatta.pembacaan proklamasi kemerdekaan tersebut bertempat di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta pusat.

Latar belakang terjadinya kemerdekaan Indonesia merdeka sebetulnya tidak direncanakan, melainkan memaanfaatkan keadaan penjajah yang pada saat itu sedang mengalami kekacauan. pada saat itu Jepang yang merupakan penjajah Indonesia mengalami kehancuran, diawali dengan jatuhnya bom atom di di kota Hiroshima Jepang pada tanggal 6 Agustus 1945 oleh Amerika Serikat yang mengakibatkan tentara Jepang yang ada di seluruh belahan dunia mengalami penurunan moral serta keterpurukan. Nah, pada saat itulah Indonesia mulai memanfaatkan keadaan dengan membentuk panitia kemerdekaan yang bernama Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau disingkat dengan BPUPKI, yang dalam bahasa Jepangnya diberi nama Dokuritsu Junbi Inkai yang kemudian berubah menjadi PPKI yang merupakan singkatan dari Panitia Persiapan Kemerdekaan. Sehari setelah terjadinya pengeboman di Hirosima tersebut. Pada tanggal 9 Agustus 1945, Jepang kembali mengalami kemunduran, dengan terjadinya pengeboman kedua di kota Nagasaki yang menyebabkan Jepang menyerah terhadap Amerika Serikat dan sekutunya. Momen ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk terus berusaha untuk mencapai tujuan, yaitu Indonesia Merdeka.
Perjalanan yang dialami Indonesia untuk mencapai kemerdekaan tidak cukup sampai disana, Soekarno dan Hatta selaku pimpinan PPKI bersama Radjiman Wedyodiningrat selaku mantan ketua BPUPKI terbang ke Dalat, yang berlokasi 250 km di sebelah timur laut Saigon, Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi disana. Mereka diberi kabar bahwa pasukan Jepang sedang mengalami kekacauan dan diambang kekalahan terhadap pasukan Amerika dan sekutunya. sehingga akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. Pada tanggal 10 Agustus 1945, sementara Soekarno dan Hatta sedang berada di Dallat, di Indonesia Sutan Syahrir telah mendengar berita bahwa Jepang telah menyerah terhadap Amerika dan sekutunya lewat radio. Dan ketika itu Syahrir dan pemuda lainnya atau biasa dikenal dengan pejuang bawah tanah, bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia, dan bersepakat untuk menolak bentuk keberdekaan apapun yang diberikan Jepang sebagai hadiah.

Pada tanggal 12 Agustus 1945, di Dallat, Vietnam, Marsekal Terauchi mengatakan kepada Soekarno, Hatta, dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan Indonesia kemerdekaan dan mengijinkan Indonesia untuk mengadakan pemproklamasian bahwa Indonesia merdeka pada beberapa hari kedepan, berdasarkan kesepakatan yang dibuat oleh PPKI. Namun Jepang menghendaki Indonesia merdeka pada tanggal 24 Agustus.
Dua hari kemudian, yaitu pada tanggal 14 Agustus 1945, Soekarno, Hatta, dan Radjiman kembali ke Indonesia dari Dallat, Sutan Syahrir dengan segera mendesak Soekarno agar segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia karena ia menganggap bahwa pertemuan Soekarno, Hatta Dan Radjiman di Dallat dengan Marsekal Jepang tersebut sebagai tipu daya muslihat Jepang terhadap Indonesia. Kemudian Hatta menceritakan tentang apa yang didiskusikan mereka di Dallat namun Sutan Syahrir tidak begitu mempercayainya. Begitu pula dengan Soekarno, ia merasa belum yakin bahwa Jepang telah mengalah kepada sekutu, dan menurutnya apabila memproklamasikan kemerdekaan dalam waktu dekat, akan menimbulkan pertumpahan darah yang sangat besar antara Jepang dan Indonesia, dan bisa berakibat fatal terhadap jika para pejuang Indonesia belum siap menghadapinya. Oleh karena itu Soekarno kemudian memperingatkan Syahrir bahwa Syahrir tidak berhak untuk memproklamasikan kemerdekaan, karena memproklamasikan kemerdekaan adalah tugas dan wewenang dari PPKI, sementara itu Syahrir menganggap bahwa PPKI adalah buatan Jepang dan merupakan sekutu Jepang, sehingga jika kemerdekaan diproklamasikan oleh PPKI ia menganggap kemerdekaan tersebut adalah hadiah yang diberikan Jepang kepada Indonesia karena Indonesia telah bersedia menjadi negara jajahan yang dilancarkan oleh Jepang. Pada tanggal ini pulalah Jepang secara resmi menyerah kepada sekutu. Jepang menyerah terhadap sekutu tepat di kapal USS Missouri, namun tentara dan angkatan laut Jepang masih berkuasa di Indonesia, Jepang belum melepaskan Indonesia karena Jepang telah berjanji kepada sekutu akan mengembalikan kekuasan di negara Indonesia ke tangan sekutu.
Sementara itu Sutan Syahrir dan kawan-kawannya yang sama-sama pejuang bawah tanah lainnya, antara lain Wikana, Darwis, dan Chaerul Saleh mendengar berita tersebut melalui radio BBC, dan mereka telah mendengar desas-desus bahwa bahwa Jepang akan bertekuk lutut kepada sekutu dan mengakui kekalahan mereka, mulai melakukan pendesakan terhadap golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Repuklik Indonesia. Kemudian Soekarno, Hatta dan Soebardjo pergi ke kantor Bukanfu, Laksamana Maeda, yang berada di Jl. Imam Bomjol. Disana Laksamana Maeda menyambut ketiga tokoh itu diawali dengan mengucapkan selamat atas keberhasilan mereka di Dallat, namun ia belum memberikan jawaban tentang kemerdekaan Indonesia, dan belum menerima instruksi mengenai kemerdekaan Indonesia dari Tokyo, Jepang. Setelah pulang dari Laksamana Maeda, Soekarno dan Hatta dengan segera langsung mempersiapkan pertemuan bagi Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada pukul 10 pagi pada tanggal 16 Agustus keesokan harinya di kantor yang berpusat di jalan Pejambon no 2 guna membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan persiapan proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Gejolak tekanan dilakukan oleh para pemuda sehari setelahnya, mereka menghendaki pengambil alihan kekuasaan pada saat itu, rapat PPKI yang sebelumnya telah direncanakan oleh Soekarno dan Hatta tidak jadi dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak kunjung datang. Sementara Para pejuang muda, termasuk diantaranya Chaerul Saleh, Sukarni, dan Wikana sangat bersemangat dan menampakkan kepahlawanannya setelah berdiskusi dengan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka yang tergabung dalam gerakan bawah tanah, mereka semua telah kehilangan kesabarannya untuk tetap sabar menanti kemerdekaan dan menginginkan kemerdekaan segera dilaksanakan. Sehingga pada dini hari tanggal 16 Agustus 1945, mereka bersama Shodanco Singgih, salah seorang anggota PETA, dan para pemuda lainnya membawa Soekarno, istrinya Fatmawati serta Guntur anaknya yang baru berusia 9 bulan dan juga Hatta ke Rengasdengklok, kejadian itulah yang kemudian terkenal sebagai peristiwa Rengasdengklok. Mereka menculik Soekarno dan Hatta dengan Tujuan agar Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta tidak terpengaruh oleh Jepang dan tidak menerima kemerdekaan yang diberikan oleh Jepang. Di sini, mereka kembali meyakinkan Soekarno bahwa Jepang telah menyerah dan para pejuang telah siap untuk melawan Jepang, bagaimana pun risiko yang akan mereka hadapi.
Setelahnya, berlangsung di Jakarta, golongan muda, Wikana, dan golongan tua, yaitu Mr. Ahmad Soebardjo melakukan perundingan. Mr. Ahmad Soebardjo menyetujui untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia di Jakarta. maka diutuslah Yusuf Kunto untuk mengantar Ahmad Soebardjo ke Rengasdengklok. Mereka menjemput Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta kembali ke Jakarta. Mr. Ahmad Soebardjo berhasil meyakinkan para pemuda untuk tidak terburu-buru memproklamasikan kemerdekaan. Setelah tiba di Jakarta, mereka pun pulang kerumah masing-masing.

Mengingat bahwa hotel Des Indes yang sekarang menjadi kompleks pertokoan di Harmoni, tidak dapat digunakan untuk pertemuan setelah pukul 10 malam, maka tawaran Laksamana Muda Maeda untuk menggunakan rumahnya (sekarang gedung museum perumusan teks proklamasi) sebagai tempat rapat PPKI diterima oleh para tokoh Indonesia. Malam harinya, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta. Mayor Jenderal Moichiro Yamamoto, Kepala Staf Tentara ke XVI (Angkatan Darat) yang menjadi Kepala pemerintahan militer Jepang (Gunseikan) di Hindia Belanda tidak mau menerima Sukarno-Hatta yang diantar oleh Tadashi Maeda dan memerintahkan agar Mayor Jenderal Otoshi Nishimura, Kepala Departemen Urusan Umum pemerintahan militer Jepang, untuk menerima kedatangan rombongan tersebut. Nishimura mengemukakan bahwa sejak siang hari tanggal 16 Agustus 1945 telah diterima perintah dari Tokyo bahwa Jepang harus menjaga status quo, tidak dapat memberi izin untuk mempersiapkan proklamasi Kemerdekaan Indonesia sebagaimana telah dijanjikan oleh Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam. Soekarno dan Hatta menyesali keputusan itu dan menyindir Nishimura apakah itu sikap seorang perwira yang bersemangat Bushido, ingkar janji agar dikasihani oleh Sekutu. Akhirnya Sukarno-Hatta meminta agar Nishimura jangan menghalangi kerja PPKI, mungkin dengan cara pura-pura tidak tau. Melihat perdebatan yang panas itu Maeda dengan diam-diam meninggalkan ruangan karena diperingatkan oleh Nishimura agar Maeda mematuhi perintah Tokyo dan dia mengetahui sebagai perwira penghubung Angkatan Laut (Kaigun) di daerah Angkatan Darat (Rikugun) dia tidak punya wewenang memutuskan.

Setelah dari rumah Nishimura, Sukarno-Hatta menuju rumah Laksamana Maeda (kini Jalan Imam Bonjol No.1) diiringi oleh Myoshi guna melakukan rapat untuk menyiapkan teks Proklamasi. Setelah menyapa Sukarno-Hatta yang ditinggalkan berdebat dengan Nishimura, Maeda mengundurkan diri menuju kamar tidurnya. Penyusunan teks Proklamasi dilakukan oleh Soekarno, M. Hatta, Achmad Soebardjo dan disaksikan oleh Soekarni, B.M. Diah, Sudiro (Mbah) dan Sayuti Melik.
Myoshi yang setengah mabuk duduk di kursi belakang mendengarkan penyusunan teks tersebut tetapi kemudian ada kalimat dari Shigetada Nishijima seolah-olah dia ikut mencampuri penyusunan teks proklamasi dan menyarankan agar pemindahan kekuasaan itu hanya berarti kekuasaan administratif. Tentang hal ini Bung Karno menegaskan bahwa pemindahan kekuasaan itu berarti “transfer of power”. Bung Hatta, Subardjo, B.M Diah, Sukarni, Sudiro dan Sajuti Malik tidak ada yang membenarkan klaim Nishijima tetapi di beberapa kalangan klaim Nishijima masih didengungkan. Setelah konsep selesai disepakati, Sajuti menyalin dan mengetik naskah tersebut menggunakan mesin ketik yang diambil dari kantor perwakilan AL Jerman, milik Mayor (Laut) Dr. Hermann Kandeler. Pada awalnya pembacaan proklamasi akan dilakukan di Lapangan Ikada, namun berhubung alasan keamanan dipindahkan ke kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 (sekarang Jl. Proklamasi no. 1).

Pada saat sidang BPUPKI yang berlangsung 29 Mei 1945, Radjiman Wedyodiningrat mengajukan sebuah pertanyaan. Pertanyaan yang diajukannya yaitu apa dasar negara Indonesia jika kelak merdeka? kemudian pertanyaan ini dijawab oleh Bung Karno dengan Pancasila. Jawaban dan uraian yang diberikan Bung Karno tentang Pancasila sebagai dasar negara Indonesia ini kemudian ditulis oleh Radjiman selaku ketua BPUPKI dalam sebuah pengantar penerbitan buku Pancasila yang pertama tahun 1948 di Desa Dirgo, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Di dalam pengantar penerbitan buku pancasila ini ditemukan sejarah Indonesia yang memaparkan kembali fakta bahwa Soekarno adalah Bapak Bangsa Pencetus Pancasila. Dan Radjiman adalah orang yang membawa Bung Karno dan Bung Hatta ke Saigon dan Da Lat untuk menemui pimpinan tentara Jepang untuk Asia Timur Raya terkait dengan pengeboman Hiroshima dan Nagasaki yang menyebabkan Jepang berencana menyerah tanpa syarat kepada Sekutu, yang akan menciptakan kekosongan kekuasaan di Indonesia dan Jepang berencana mengembalikan Indonesia kepada sekutu
Perundingan antara golongan muda dan golongan tua dalam penyusunan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berlangsung pukul 02.00 – 04.00 dini hari. Teks proklamasi ditulis di ruang makan laksamana Tadashi Maeda Jln Imam Bonjol No 1. Para penyusun teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Mr. Ahmad Soebarjo. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno sendiri. Di ruang depan, hadir B.M Diah, Sayuti Melik, Sukarni, dan Soediro. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia.
Teks Proklamasi Indonesia itu diketik oleh Sayuti Melik. Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdo, Tabrani dan Trimurti. Acara dimulai pada pukul 10.00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Kemudian bendera Merah Putih, yang telah dijahit oleh Ibu Fatmawati, dikibarkan, disusul dengan sambutan oleh Soewirjo, wakil walikota Jakarta saat itu dan Moewardi, pimpinan Barisan Pelopor. Pada awalnya Trimurti diminta untuk menaikkan bendera namun ia menolak dengan alasan pengerekan bendera sebaiknya dilakukan oleh seorang prajurit. Oleh sebab itu ditunjuklah Latief Hendraningrat, seorang prajurit PETA, dibantu oleh Soehoed untuk tugas tersebut. Seorang pemudi muncul dari belakang membawa nampan berisi bendera Merah Putih (Sang Saka Merah Putih), yang dijahit oleh Fatmawati beberapa hari sebelumnya. Setelah bendera berkibar, hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sampai saat ini, bendera pusaka tersebut masih disimpan di Istana Merdeka.

Setelah upacara selesai berlangsung, kurang lebih 100 orang anggota Barisan Pelopor yang dipimpin S.Brata datang terburu-buru karena mereka tidak mengetahui perubahan tempat mendadak dari Ikada ke Pegangsaan. Mereka menuntut Soekarno mengulang pembacaan Proklamasi, namun ditolak. Akhirnya Hatta memberikan amanat singkat kepada mereka.
Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengambil keputusan, mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar (UUD) sebagai dasar negara Republik Indonesia, yang selanjutnya dikenal sebagai UUD 45. Dengan demikian terbentuklah Pemerintahan Negara Kesatuan Indonesia yang berbentuk Republik (NKRI) dengan kedaulatan di tangan rakyat yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang akan dibentuk kemudian.
Setelah itu Soekarno dan Hatta terpilih atas usul dari Oto Iskandardinata dan persetujuan dari PPKI sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia yang pertama. Presiden dan wakil presiden akan dibantu oleh sebuah Komite Nasional.

Teks naskah Proklamasi Klad adalah asli merupakan tulisan tangan sendiri oleh Ir. Soekarno sebagai pencatat, dan adalah merupakan hasil gubahan (karangan) oleh Drs. Mohammad Hatta dan Mr. Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo. Adapun yang merumuskan proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia terdiri dari Tadashi Maeda, Tomegoro Yoshizumi, S. Nishijima, S. Miyoshi, Mohammad Hatta, Soekarno, dan Achmad Soebardjo. Para pemuda yang berada di luar meminta supaya teks proklamasi bunyinya keras. Namun Jepang tak mengizinkan. Beberapa kata yang dituntut adalah “penyerahan”, “dikasihkan”, diserahkan”, atau “merebut”. Akhirnya yang dipilih adalah “pemindahan kekuasaan”. Setelah dirumuskan dan dibacakan di rumah orang Jepang, isi proklamasi pun disiarkan di radio Jepang.
Naskah Proklamasi Klad ini ditinggal begitu saja dan bahkan sempat masuk ke tempat sampah di rumah Laksamana Muda Tadashi Maeda. B.M. Diah menyelamatkan naskah bersejarah ini dari tempat sampah dan menyimpannya selama 46 tahun 9 bulan 19 hari, hingga diserahkan kepada Presiden Soeharto di Bina Graha pada 29 Mei 1992.
Teks naskah proklamasi mengalami beberapa perubahan yang biasa dikenal dengan Teks Naskah Proklamasi Otentik ditempatkan di Monumen Nasional. Teks naskah Proklamasi yang telah mengalami perubahan tersebut merupakan hasil ketikan Mohamad Ibnu Sayuti Melik yang merupakan seorang tokoh pemuda yang ikut andil dalam persiapan Proklamasi
Isi naskah Proklamasi Klad ini adalah asli merupakan tulisan tangan sendiri oleh Ir. Soekarno sebagai pencatat, dan adalah merupakan hasil gubahan (karangan) oleh Drs. Mohammad Hatta dan Mr. Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo. Sedangkan isi naskah Proklamasi Otentik adalah merupakan hasil ketikan oleh Mohamad Ibnu Sayuti Melik. naskah Proklamasi Otentik ini sudah ditandatangani oleh Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta, berbeda dengan naskah Proklamasi Klad yang memang tidak ditandatangani.
Tempat Pembacaan teks naskah Proklamasi Otentik oleh Ir. Soekarno untuk pertama kalinya adalah di Jalan Pegangsaan Timur 56 – Jakarta Pusat, tepat pada tanggal 17 Agustus 1945 yaitu hari di mana diperingati sebagai “Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia, tepatnya pukul 11.30 waktu Nippon. Waktu Nippon adalah merupakan patokan zona waktu yang dipakai pada zaman pemerintah pendudukan militer Jepang kala itu. Namun perlu diketahui pula bahwa pada saat teks naskah Proklamasi itu dibacakan oleh Bung Karno, waktu itu tidak ada yang merekam suara ataupun video, yang ada hanyalah dokumentasi foto. Suara asli dari Ir. Soekarno saat membacakan teks naskah Proklamasi yang sering kita dengar saat ini adalah bukan suara yang direkam pada tanggal pada tanggal 17 Agustus 1945 tetapi adalah suara asli Soekarno yang direkam pada tahun 1951 di studio Radio Republik Indonesia (RRI), yang sekarang bertempat di Jalan Medan Merdeka Barat 4-5 Jakarta Pusat. Dokumentasi berupa suara asli hasil rekaman atas pembacaan teks naskah Proklamasi oleh Bung Karno ini dapat terwujudkan adalah berkat prakarsa dari salah satu pendiri RRI, Jusuf Ronodipuro.

Wilayah Indonesia sangatlah luas. Komunikasi dan transportasi sekitar tahun 1945 masih sangat terbatas. Di samping itu, hambatan dan larangan untuk menyebarkan berita proklamasi oleh pasukan Jepang di Indonesia, merupakan sejumlah faktor yang menyebabkan berita proklamasi mengalami keterlambatan di sejumlah daerah, terutama di luar Jawa.
Namun dengan penuh tekad dan semangat berjuang, pada akhirnya peristiwa proklamasi diketahui oleh segenap rakyat Indonesia. Lebih jelasnya ikuti pembahasan di bawah ini. Penyebaran proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 di daerah Jakarta dapat dilakukan secara cepat dan segera menyebar secara luas. Pada hari itu juga, teks proklamasi telah sampai di tangan Kepala Bagian Radio dari Kantor Domei (sekarang Kantor Berita ANTARA), Waidan B. Palenewen. Ia menerima teks proklamasi dari seorang wartawan Domei yang bernama Syahruddin. Kemudian ia memerintahkan F. Wuz (seorang markonis), supaya berita proklamasi disiarkan tiga kali berturut-turut. Baru dua kali F. Wuz melaksanakan tugasnya, masuklah orang Jepang ke ruangan radio sambil marah-marah, sebab mengetahui berita proklamasi telah tersiar ke luar melalui udara.
Meskipun orang Jepang tersebut memerintahkan penghentian siaran berita proklamasi, tetapi Waidan Palenewen tetap meminta F. Wuz untuk terus menyiarkan. Berita proklamasi kemerdekaan diulangi setiap setengah jam sampai pukul 16.00 saat siaran berhenti. Akibat dari penyiaran tersebut, pimpinan tentara Jepang di Jawa memerintahkan untuk meralat berita dan menyatakan sebagai kekeliruan. Pada tanggal 20 Agustus 1945 pemancar tersebut disegel oleh Jepang dan para pegawainya dilarang masuk. Sekalipun pemancar pada kantor Domei disegel, para pemuda bersama Jusuf Ronodipuro (seorang pembaca berita di Radio Domei) ternyata membuat pemancar baru dengan bantuan teknisi radio, di antaranya Sukarman, Sutamto, Susilahardja, dan Suhandar. Mereka mendirikan pemancar baru di Menteng 31, dengan kode panggilan DJK 1. Dari sinilah selanjutnya berita proklamasi kemerdekaan disiarkan.
Usaha dan perjuangan para pemuda dalam penyebarluasan berita proklamasi juga dilakukan melalui media pers dan surat selebaran. Hampir seluruh harian di Jawa dalam penerbitannya tanggal 20 Agustus 1945 memuat berita proklamasi kemerdekaan dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Harian Suara Asia di Surabaya merupakan koran pertama yang memuat berita proklamasi. Beberapa tokoh pemuda yang berjuang melalui media pers antara lain B.M. Diah, Sayuti Melik, dan Sumanang. Proklamasi kemerdekaan juga disebarluaskan kepada rakyat Indonesia melalui pemasangan plakat, poster, maupun coretan pada dinding tembok dan gerbong kereta api, misalnya dengan slogan Respect Our Constitution, August 17!!! (Hormatilah Konstitusi Kami, 17 Agustus!!!). Melalui berbagai cara dan media tersebut, akhirnya berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dapat tersebar luas di wilayah Indonesia dan di luar negeri.
Meskipun menggunakan banyak media dan alat penyebaran, sebelum tahun 2005, pihak Belanda sebagai penjajah Indonesia tak mengakui Kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945 (de facto) melainkan tahun 1949 tanggal 27 Desember sebagaimana pengakuan PBB (de jure) sebab mereka berpendapat bahwa pada tahun 1945, kekuasaan di Indonesia diserahkan kepada Sekutu, bukan dibebaskan oleh Jepang. Di samping melalui media massa, berita proklamasi juga disebarkan secara langsung oleh para utusan daerah yang menghadiri sidang PPKI. Mungkin begitulah sejarah perjalanan Indonesia menuju kemerdekaan, disamping perjuangannya yang tidak ada habis-habisnya waktunya pun tidak singkat.

Jadi pandangan saya mengenai belajar merdeka yang saya tuliskan diatas adalah bahwa dengan belajar merdeka kita akan mengerti bahwa dalam setiap perjuangan menuju merdeka perlu pengorbanan yang harus kita relakan dan itu merupan suatu hal yang perlu kita dalami dalam proses ini karfena jika tidak seperti itu maka kita akan bingung untuk bisa berhadapan dengan duni baru kita perlu merdeka karena dengan merdeka kita akan terbebas dari keterpurukan apapun itu sehingga kita punya pegangan tersendiri dalam menghadapinya, dengan belajar merdeka kita bisa memahami diri kita dengan berbagai aspek mulai dari pengetahuan, keterampilan, dan yang lainnya membangun sebuah karakter yang memiliki etika yang baik, pengaruh untuk kita terhadap semangat dalam belajar merdeka adalah memberikan arti yang sangat luar biasa maka dari itu kita sebagai manusia yang telah Allah Subhanahu Wa Taala berikan kelebihan dengan bisa berfikir maka kita gunakan dengan baik.dengan belajar merdeka kita tidak perlu menunggu keinginan kita dalam memulai tapi kita harus bisa bertindak jika ada peluang yang baik.

Dan salah satu yang harus kita kembangkan dalam diri ialah konsisten karena dia akan membawamu pada kenginginna yang kamu harapkan dan akan terus terjaga melakukan hal sekecil apapun jika dilakukan dengan konsisten maka akan terjaga sehingga dengan konsisten maka keinginan kamu atau bakat kamu akan terasah karena ketika kita melakukan sebuah hal secara konsisten maka kemampuan kita di bidang tersebut menjadi berkembang seriap waktunya, jadi bisa jadi jika kita terus konsistem maka kemampuan kamu hari ini akan lebih baik dari hari kemarin sehingga akan menjadi lebih terlatih, dan konsisten juga akan membuat kamu lebih produktif karena kunci produktifitas adalah dengan menerapkan sikap konsisten dalam setiap bidang kamu akan sukarela menyingkirkan gangguan gangguan kecil yang menghambat kamu menuju kearah yang lebih baik dan yang harus ditanamkan dalam prilaku ini adalah coba untuk memegang janji terhadap diri sendiri, imgat bahewa konsisten juga berarti engga menghianati apa yang dia janjikan kepada kamu yang mau bersikap konsisten, bentuklah target dalam dirimu agar proses pembelajaran menjadi lebih produktif, misalkan kamu ingin konsisten untuk bisa menghafal alquran 3o juz maka buatlah target agar kamu bisaa menghafalnya, dengan penuh kesungguhan yang mendalam.
Berusahalah selagi bisa, selagi allah masih memberikan kita rizki entah itu oksigen yang geratis, mateti yang allah berikan untuk mencukupi kita hidup didunia dan masih banyak lagi yang perlu kita syukuri atas nikmat yang telah diberikannya itu, terutama atas ilmu yang telah diberikannya itu yang sangat berlimpah ruah, berjalanlah meskipun sulit melangkah meskipun sakit, lawan semua yang membuatmu menyerah karena jika kamu menturuti hawa nafsumu yang tidak baik maka itu akan menjadi penyesalanmu di kemudian hari.

Jika kita melihat perjuangan Indonesia untuk mencapai kemerdekaan, banyak pelajaran yang dapat kita ambil didalamnya, mulai dari belajar menghargai pendapat orang lain, tidak mementingkan urusan pribadi dan lebih mementingkan urusan bersama, mengedepankan musyawarah untuk menyelesaikan masalah, serta belajar menghargai waktu yang ada. Berjuang untuk mencapai cita-cita yang dituju tanpa ada kata menyerah dalam setiap langkahnya.

Alhamdulillah

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X