Asatidz Pesantren Persis Tarogong Lakukan Rekreasi Ke Kebun Kopi

Garut – Kamis (29/8/19) siang yang merupakan akhir pekan di Pesantren Persis Tarogong, sejumlah asatidz yang merupakan anggota Pimpinan Jama’ah Mesjid Ihyaul Islam Pesantren Persis Tarogong melakukan rekreasi ke kebun kopi yang terletak di Blok Barukawung Desa Sindangpalay Kecamatan Karangpawitan Garut.

Untuk menuju lokasi, yang pertama harus diperhatikan adalah menyiapkan tenaga ekstra. Mengingat dari jalan raya Karangpawitan jaraknya kurang lebih 5 KM untuk sampai di pemberhentian terakhir kendaraan roda empat. Selama perjalanan disuguhi pemandangan yang luar biasa indah ciptaan Yang Maha Kuasa, bisa melihat Garut dari ketinggian.

Di sisi lain, jalan yang ditempuh kondisinya sangat curam, menanjak, turun dan berdebu karena sedang musim kemarau. Jika menggunakan kendaraan roda dua bahkan kalau dengan roda empat harus driver yang sangat sangat ahli.

Setelah sampai di lokasi pemberhentian terakhir, perjalanan ke lokasi dilanjutkan dengan berjalan kaki kurang lebih 2 KM dengan medan jalan yang relatif curam, menanjak dan menurun. Namun demikian rasa lelah terobati bersamaan dengan pemandangan yang indah di sepanjang jalan juga aroma sate domba muda yang memang menggugah cita rasa.

Ustadz Endang Suryana Kepala Unit Pengelolaan Usaha & Asset Pesantren Persis Tarogong menyampaikan bahwa kebun kopi milik Pesantren Tarogong ini mulai ditanami kopi pada tahun 2010. Luas kebun kopi sendiri mencapai 8 hektare, selain kopi ditanam juga beberapa varietas pohon di sekeliling kebun dan peternakan domba.

Dalam satu kali masa penen kebun kopi ini bisa menghasilkan biji kopi sebanyak 7 ton. Dan kebun kopi seluas 8 hektare ini dikelola oleh masyarakat sekitar kebun. Sehingga dengan adanya kebun kopi ini bisa memberdayakan masyarakat sekitar. Mengingat mayoritas masyarakat Sindangpalay mata pencahariannya dari pembuatan baru bata merah.

Ke depan biji kopi hasil dari kebun milik Pesantren ini akan diolah dan dijual dalam bentuk kemasan. Sehingga nilai tambanya menjadi lebih tinggi lagi dibandingkan dengan menjual biji kopinya. Dan mudah mudahan dengan adanya proses tersebut bisa menambah value kopinya hingga mampu membuka lapangan usaha baru bagi masyarakat maupun warga sekitar Pesantren.

#rekreasikekebunkopijamaahihyaulislam
#humaspesantrenpersistarogong

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X