Pesantren Liburan 2026 Berakhir, Tinggalkan Pengalaman Berharga bagi Puluhan Peserta
PERSISTAROGONG.COM. Garut โ Selama empat hari, mulai 2 hingga 5 Juli 2026, suasana Pesantren Persis Tarogong dipenuhi semangat belajar, tawa, dan kebersamaan. Melalui program Pesantren Liburan 2026, puluhan pelajar tingkat SD/MI dan SMP/MTs dari berbagai daerah mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk mengisi masa liburan dengan pengalaman yang edukatif, menyenangkan, sekaligus sarat nilai-nilai keislaman.
Pesantren Liburan menjadi salah satu ikhtiar Pesantren Persis Tarogong dalam menghadirkan alternatif kegiatan liburan yang lebih bermakna di tengah tantangan era digital. Selama mengikuti kegiatan, peserta tidak hanya belajar Al-Qur’an dan materi keislaman, tetapi juga merasakan langsung kehidupan pesantren melalui berbagai pembiasaan harian, aktivitas kebersamaan, permainan edukatif, perlombaan, hingga kegiatan yang melatih disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian.
Suasana kekeluargaan begitu terasa sejak hari pertama hingga penutupan. Anak-anak yang sebelumnya belum saling mengenal mampu membangun persahabatan baru, belajar bekerja sama, saling menghargai, dan tumbuh dalam lingkungan yang positif. Berbagai aktivitas yang dikemas secara interaktif membuat peserta menikmati setiap proses tanpa merasa sedang mengikuti pembelajaran formal.
Ketua Panitia Pesantren Liburan 2026, Ust. Hasan Firdaus, M.M., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, tujuan utama Pesantren Liburan bukan sekadar menghadirkan aktivitas selama masa liburan, tetapi memberikan pengalaman yang mampu membentuk karakter peserta.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian Pesantren Liburan 2026 berjalan dengan lancar. Yang paling membahagiakan bukan hanya melihat antusiasme peserta selama kegiatan, tetapi juga perubahan-perubahan kecil yang mulai terlihat. Mereka belajar hidup lebih disiplin, lebih mandiri, berani berinteraksi dengan teman baru, serta mulai terbiasa mengisi hari dengan aktivitas yang positif. Kami berharap pengalaman singkat ini menjadi bekal yang terus mereka bawa, baik di rumah maupun di sekolah.”

Lebih dari sekadar kegiatan mengisi waktu luang, Pesantren Liburan menjadi ruang bagi peserta untuk mengenal kehidupan pesantren secara lebih dekat. Melalui interaksi bersama para asatidz, kakak pendamping, dan sesama peserta, anak-anak memperoleh pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, serta kecintaan terhadap ajaran Islam.
Keberhasilan penyelenggaraan Pesantren Liburan 2026 juga tidak lepas dari dukungan para orang tua yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk mengikuti kegiatan ini. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi Pesantren Persis Tarogong untuk terus menghadirkan program-program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan anak di masa kini.
Di tengah derasnya arus teknologi dan beragam pilihan aktivitas selama masa liburan, Pesantren Liburan membuktikan bahwa liburan tetap dapat menjadi waktu yang menyenangkan sekaligus penuh makna. Sebab, pengalaman terbaik bukan hanya tentang tempat yang dikunjungi, tetapi tentang nilai, kebiasaan baik, dan karakter yang tumbuh selama perjalanan.
Pesantren Persis Tarogong berharap, Pesantren Liburan dapat terus menjadi program yang dinantikan setiap tahun dan menjadi salah satu ruang pembinaan bagi anak-anak untuk bertumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan nilai-nilai Islam sebagai pondasinya.
Dokumentasi : Cek disiniย
