Sambut Studi Tiru Pesantren Persis 50 Lembang, Pesantren Persis 76 Tarogong Dorong Sinergi dan Inovasi Pembelajaran
PERSISTAROGONG.COM – Pesantren Persatuan Islam (Persis) 76 Tarogong menyambut hangat kunjungan studi tiru dari rombongan pimpinan Pesantren Persis 50 Lembang / SMA Plus Mu’allimin. Pertemuan interaktif ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah diskusi strategis untuk saling memperkuat tata kelola lembaga dan program pendidikan kepesantrenan.
Ketua Bidang Sumber Daya Insani Pesantren Persis 76 Tarogong, Bu Ai Nurjannah, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran rombongan tamu dari Lembang sebagai bentuk kerja sama yang saling menguntungkan (simbiosis mutualisme) bagi kedua institusi. Dalam diskusi tersebut, kedua pihak bertukar informasi mengenai pengelolaan Poskestren, Usaha Kesehatan Pesantren, hingga pengembangan program pendidikan.
“Alhamdulillah, diskusi berlangsung sangat kooperatif dan lancar. Kunjungan ini memberikan nilai positif serta masukan berharga yang menjadi penyemangat bagi kedua pesantren untuk terus berkembang dan meningkatkan potensi,” ungkap Bu Ai Nurjannah.
Dalam sesi wawancara khusus dengan tim media Pesantren Persis 76 Tarogong, Kepala Sekolah SMA Plus Mu’allimin 50 Lembang, Ari Pramana Hakim, memaparkan program unggulan pembelajaran berbasis digital di sekolahnya. Melalui fasilitas seperti tablet dan iPad, pihaknya mengarahkan pemanfaatan teknologi santri agar menunjang proses belajar yang efektif dan interaktif.
“Kami menerapkan pembelajaran berbasis digital agar perangkat anak-anak bisa dimaksimalkan sebagai sarana pendidikan yang menunjang pembelajaran menjadi lebih baik dan aktif,” jelas Ari saat diwawancarai tim media Persis Tarogong.
Selain digitalisasi, Ari menekankan pentingnya pembinaan karakter dan disiplin santri melalui kajian rutin. Program ini didukung penuh lewat koordinasi rapat antara pihak sekolah, pembimbing asrama, orang tua, serta komite sekolah.
Sinergi dan pertukaran gagasan antar-pesantren ini diharapkan terus berkesinambungan demi mencerdaskan kehidupan bangsa yang berakhlakul karimah dan berkarakter Islami.
[Triana]
