Pesantren : Pusat Pendidikan, Dakwah dan Sosial Kemasyarakatan

Garut – Pesantren Persatuan Islam Tarogong pada hari Senin (10/02/20) menerima kunjungan studi banding SDIT Hikmatuddin Pagaden Subang. Studi banding yang dilakukan oleh SDIT Hikmatuddin adalah untuk kedua kalinya setelah sebelumnya melakukan hal yang sama beberapa tahun lalu.

Sebanyak 14 guru dari SDIT Hikmatuddin ikut serta dalam studi banding tersebut, dan langsung diterima oleh Pimpinan Pesantren Persis Tarogong H. M Iqbal Santoso beserta para staff pesantren di ruang Rapat Pimpinan.

H. Drs. Kandi Djajapermana Ketua Komite Sekolah SDIT Hikmatuddin menjelaskan bahwa studi banding untuk kedua kalinya ini merupakan kegiatan yang sudah direncanakan, apa yang didapat dari pesantren mengenai pengelolaan SDIT sudah diterapkan di SDIT Hikmatuddin. Dan Alhamdulillah ilmu yang didapatkan bisa diaplikasikan sehingga proses akreditasi bisa mendapatkan nilai A dalam jangka waktu dua tahun.

“Banyak guru yang lulusan PGSD di SDIT Hikmatuddin, diharapkan dengan adanya studi banding ini bisa menerima dan menambah ilmu mengenai pengelolaan SDIT”. Jelasnya

H. M Iqbal Santoso Pimpinan Pesantren Persis Tarogong dalam kesempatan tersebut menerima dengan baik adanya kunjungan dari SDIT Hikmatuddin Pagaden Subang. Dalam kesempatan itu dijelaskan mengenai pengelolaan pesantren secara umum. Sejatinya menurut Ustadz Iqbal, pesantren itu sebagai pusat pendidikan. Selain pusat pendidikan, pesantren juga sebagai sarana dakwah dan sosial kemasyarakatan.

Mengingat pesantren ini berada di bawah jam’iyyah Persis, maka dalam hal merumuskan visi, misi, tujuan dan lainnya harus mengacu kepada visi misi Persis itu sendiri. Sehingga pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah dan sosial kemasyarakatan selaras visi misinya dengan jam’iyyah Persis.

“Pesantren itu berbeda pengelolaannya dengan sekolah. Kalau sekolah hanya sebatas lembaga pendidikan saja, tetapi pesantren itu selain pusat pendidikan juga sarana dakwah dan sosial kemasyarakatan”. Jelasnya

#pesantrenpusatpendidikandakwah
#humaspesantrenpersistarogong

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X