Dari Pesantren untuk NTT: Ketika Kepedulian Bergerak Bersama

PERSISTAROGONG.COM — Musibah mungkin terjadi jauh dari tempat kita berada, tetapi kepedulian tidak mengenal jarak. Ketika gempa melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) dan menyisakan duka bagi masyarakat yang terdampak, warga Pesantren Persis Tarogong turut mengambil bagian dengan menghimpun donasi sebagai bentuk solidaritas untuk saudara-saudara di NTT.

Donasi tersebut merupakan hasil kepedulian bersama yang dihimpun dari santri, orang tua santri, asatidz, alumni, para muhsinin, dan seluruh warga Pesantren Persis Tarogong. Besar kecilnya bantuan bukan menjadi ukuran utama, sebab di balik setiap rupiah yang diberikan terdapat doa, perhatian, dan keinginan untuk meringankan beban mereka yang sedang menghadapi musibah.

Kepedulian tersebut kemudian diwujudkan melalui serah terima donasi pada Jumat, 4 September 2026, di Kantor Gedung Syihabudin Pesantren Persis Tarogong. Donasi diterima oleh Ust. Muman Nurjaman, perwakilan LAZ Persis Garut, untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa di NTT melalui LAZ Persis.

Ust. Agus Abdurrahman, S.Ag., dari Bidang Kesra Pesantren Persis Tarogong, menyampaikan bahwa kepedulian ini menjadi bagian dari semangat kebersamaan warga pesantren.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi dan menitipkan kepeduliannya untuk saudara-saudara kita di NTT. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan beban mereka. Kami juga mendoakan agar saudara-saudara kita di NTT diberikan kekuatan, keselamatan, dan pertolongan terbaik dari Allah SWT.”

Bagi pesantren, kepedulian semacam ini juga menjadi bagian dari pendidikan. Santri tidak hanya belajar melalui ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman melihat penderitaan orang lain dan mengambil bagian untuk membantu. Dari sini, nilai kepedulian, empati, dan solidaritas tidak berhenti sebagai sebuah konsep, tetapi hadir dalam tindakan nyata.

Penyaluran melalui LAZ Persis menjadi ikhtiar agar amanah yang telah dititipkan dapat diteruskan kepada mereka yang membutuhkan. Dengan begitu, kebaikan yang bermula dari lingkungan pesantren dapat bergerak lebih jauh, menjangkau saudara-saudara yang sedang menghadapi masa sulit.

Terima kasih kepada seluruh warga Pesantren Persis Tarogong yang telah ikut berbagi. Semoga kebaikan yang dihimpun bersama ini menjadi amal yang diterima Allah SWT, dan semoga saudara-saudara kita di NTT diberikan kekuatan untuk melewati masa-masa sulit ini.

Dari Tarogong, untuk saudara-saudara kita di NTT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *