berita

Tingkatkan Profesionalisme : Pesantren Gelar Workshop Penyusunan Bahan Ajar

Garut – Pesantren Persis Tarogong melalui Bidang Pendidikan dan Sumber Daya Insani menggelar Workshop Peningkatan Profesionalisme Guru dalam hal proses penyusunan bahan ajar dan instrumen penilaian bagi guru mata pelajaran umum jenjang Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.

Workshop Peningkatan Profesionalisme Guru ini menghadirkan narasumber yang ahli dalam bidangnya yaitu Dr. Budi Suhardiman, M.Pd Kepala Sekolah Inspiratif Nasional 2022 dan
Drs. Nanang Sopyan Hambali, M.Pd Koordinator Pengawasan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat. Kegiatan Workshop ini dilaksanakan pada Ahad 22 Januari 2023 bertempat di Ruang Multimedia dengan diikuti sebanyak 60 orang peserta.

H. Mohammad Iqbal Santoso Pimpinan Pesantren Persis Tarogong dalam sambutan yang disampaikan berpesan, bahwa pesantren mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Kepercayaan masyarakat kepada pesantren ini perlu untuk disikapi dengan baik, salah satunya dengan guru yang profesional. Guru profesional bisa menyesuaikan dengan setiap perubahan dalam dunia pendidikan. Apalagi sekarang guru dihadapkan pada kurikulum baru, kurikulum merdeka.

 

Kurikulum merdeka memberikan keleluasaan kepada setiap guru untuk senantiasa mengeksplorasi dan mengembangkan bahan ajar yang akan disampaikan kepada santri. Dengan kegiatan workshop seperti ini diharapkan guru bisa menghasilkan bahan ajar yang disusun sendiri oleh guru pengampu mata pelajaran. Guru itu harus kreatif bisa menghadapi kondisi apapun dan guru juga harus profesional dalam arti bisa menjalankan, meningkatkan dan mengembangkan profesinya dengan baik.

“Profesionalisme itu harus dijaga dan dikembangkan. Workshop ini bukan hanya sesaat, diharapkan menghasilkan sesuatu yaitu bahan ajar yang disusun oleh setiap guru pengampu mata pelajaran. Guru harus bisa menyusun buku ajar sendiri. Bahan ajar itu bukan hanya buku saja, bisa berbentuk video, pointer, slide dan lain-lain. Bahan ajar senantiasa diperbaharui disesuaikan dengan situasi kondisi dan hasil dari workshop ini adalah bahan ajar dan instrumen penilaian yang nantinya disusun sendiri oleh guru”, jelasnya

#humaspesantrenpersistarogong

Komentar (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X