Garut – Merujuk pada surat yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Garut Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Haurpanggung bahwa 10 % asatidz dan santri dilakukan Swab. Pelaksanaan Swab ini sebagai upaya pelacakan, pengendalian dan penanggulangan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut.
“Berdasar surat yang diterima dari Pemerintah Kabupaten Garut Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Haurpanggung No. 440/III.PKM.HRPG/2022. Maka sebanyak 10 % dari jumlah asatidz dan santri Pesantren Persis Tarogong di Swab”, jelas Ustadz Diponegoro Sekretaris Pesantren Persis Tarogong pada saat pelaksanaan Swab Antigen di Aula Pesantren Kamis (24/03) 2022

Jadwal pelaksanaan pengambilan sampel Swab RDTAG tidak hanya dilakukan di Pesantren Persis Tarogong. Akan tetapi dilakukan juga di sekolah lain yang ada di Kabupaten Garut. Untuk tingkat SD ada sebanyak 19 sekolah yang dimulai dari tanggal 17-26 Maret 2022 dan tingkat SMA/MA sebanyak 9 sekolah yang dimulai dari tanggal 15-31 Maret 2022 .
Di Pesantren Persis Tarogong sendiri pelaksanaan Swab RDTAG ini dilaksanakan di dua tempat. Untuk tingkat Tsanawiyah dan Aliyah di Aula Pesantren lantai tiga sementara untuk jenjang SDIT di ruang kelas masing-masing. Jumlah sampel sasaran apabila diambil 10 % dari total asatidz dan santri maka : SDIT 1 ( 70 santri 7 guru), SDIT 2 (43 santri 4 guru), Tsanawiyah (100 santri 6 guru), Aliyah (90 santri 6 guru) sehingga totalnya yang di Swab sebanyak 303 santri dan 23 guru.
Berdasarkan hasil Swab RDTAG yang dilakukan kepada sebaran sampel maka hasilnya terkonfirmasi negatif Covid-19 bagi asatidz dan santri Pesantren Persis Tarogong. Berikut hasil Swab yang dilakukan kepada sebaran sampel asatidz dan santri Pesantren Persis Tarogong :
SDIT 1 : 72 santri 7 guru, total 79 semua hasil negatif Covid-19
SDIT 2 : 40 santri 3 guru total 43 semua hasil negatif Covid-19
Aliyah : 55 santri 6 guru total 61 semua hasil negatif Covid-19
Tsanawiyah : 85 santri total 85, hasil negatif Covid-19 dan hanya ada satu orang santri yang terkonfirmasi positif. Dan total yang berhasil di Swab sebanyak 268 orang yaitu 252 orang santri dan 16 guru.
“Berdasarkan hasil Swab yang dilakukan mayoritas terkonfirmasi negatif Covid-19 dan hanya ada satu orang yang terkonfirmasi positif dan setelah itu santri bersangkutan langsung pulang untuk istirahat selama sepuluh hari sesuai anjuran dari tenaga kesehatan”, jelasnya
#humaspesantrenpersistarogong

Komentar (0)